Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20260116-WA0036.jpg
Kondisi terminal penumpang kapal di dermaga nusantara Pelabuhan Tanjung Emas Semarang saat jam ramai. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Intinya sih...

  • Jumlah penumpang kapal di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang naik 8,83 persen selama Januari-Desember 2025.

  • Arus kendaraan di Pelabuhan Indonesia (Pelindo) mengalami penurunan 8,84 persen di tahun 2025 dibandingkan tahun 2024.

  • Pelindo Multi Terminal berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan memastikan kelancaran layanan penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Tanjung Emas.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times - Dalam rentang periode Januari-Desember 2025, jumlah penumpang kapal yang wara-wiri di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang meningkat sebesar 8,83 persen atau sebanyak 29.458 jiwa ketimbang kondisi 2024 silam masih 27.068 jiwa. 

Di sisi lain, Pelabuhan Indonesia (Pelindo) melalui Subholding PT Pelindo Multi Terminal mencatat arus kendaraan ada 3.817 unit di tahun 2025, mengalami penurunan 8,84 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 4.187 unit. 

S Joko, Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Emas mengungkapkan, perbedaan tren penumpang kapal menunjukkan adanya perubahan pola mobilitas penumpang yang mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

Capaian tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur akhir tahun sekaligus menunjukkan kesiapan petugasnya dalam menjaga kelancaran layanan penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Tanjung Emas.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan memastikan seluruh proses sandar, embarkasi, maupun debarkasi berjalan dengan aman, tertib, dan nyaman. Selain itu juga mendirikan posko pelayanan nataru dan meningkatkan kesiapsiagaan personel operasional guna mengantisipasi lonjakan penumpang di pelabuhan,” ujar Joko, Jumat (16/1/2026). 

Lebih lanjut, ia mengemukakan keberhasilan penyelenggaraan angkutan Nataru di Pelabuhan Tanjung Emas juga tercermin dari optimalnya layanan terminal penumpang merupakan hasil sinergi dan kolaborasi yang baik antara Pelindo Multi Terminal dengan seluruh pemangku kepentingan. 

“Kami mengapresiasi dukungan KSOP setempat, aparat keamanan,

pemerintah daerah, operator kapal, serta seluruh stakeholder yang bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan layanan di Pelabuhan Tanjung Emas,” papar Joko. 

Joko menyampaikan bahwa penyelenggaraan angkutan Nataru 2025/2026 menjadi bagian dari proses evaluasi menyeluruh dalam rangka meningkatkan kesiapan Pelindo Multi Terminal menghadapi agenda transportasi berikutnya, khususnya angkutan lebaran yang secara historis memiliki tingkat pergerakan penumpang dan kendaraan lebih tinggi.

“Berbagai pengalaman selama masa angkutan Nataru ini menjadi bahan evaluasi penting bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memastikan seluruh fasilitas dan sumber daya manusia berada dalam kondisi siap guna menghadapi puncak arus Angkutan Lebaran,” tutur Joko. 

Pelindo jaga kelancaran operasional angkutan Nataru 2025

Pihaknya juga menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelancaran operasional dan kualitas layanan kepelabuhanan selama periode Natal 2025 dan tahun baru 2026 (Nataru) yang berlangsung selama 15 hari, mulai 10 Desember 2025 hingga 9 januari 2026 di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Pelabuhan Tanjung Emas mencatat peningkatan arus penumpang selama periode Nataru atau sejak H-15 hingga H+15.

Editorial Team