Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ilustrasi ngantuk (magnific.com/KamranAydinov)
  • Kantuk ekstrem dan lemas satu-dua jam setelah makan siang dikaitkan dengan lonjakan lalu penurunan drastis gula darah, terutama setelah konsumsi karbohidrat atau minuman manis.

  • Urutan makan yang dianjurkan adalah serat dari sayuran terlebih dahulu, dilanjutkan protein serta lemak sehat seperti ayam, ikan, telur, tahu, atau tempe.

  • Karbohidrat dan makanan manis sebaiknya dikonsumsi terakhir serta dibatasi; dukung energi stabil dengan air putih, jalan santai lima menit, dan tidak langsung berbaring.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Saat makanan tersaji

Dahulukan sayuran atau sumber serat sebelum mengonsumsi karbohidrat.

Setelah serat masuk ke dalam lambung

Konsumsi lauk berprotein dan lemak sehat seperti ayam, ikan, telur, tahu, atau tempe.

di urutan paling akhir

Konsumsi nasi, karbohidrat sederhana, serta makanan atau minuman manis setelah sayur dan protein.

Selepas makan siang

Lakukan jalan santai selama 5 menit untuk membantu otot menyerap glukosa.

satu atau dua jam setelah selesai makan siang

Tubuh dapat terasa lemas, pandangan berkunang-kunang, dan sangat mengantuk akibat sugar spike yang diikuti sugar crash.

setidaknya 1–2 jam

Berikan jeda sebelum tidur siang dan hindari langsung berbaring agar pencernaan bekerja optimal.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Rasa lemas dan kantuk berat satu hingga dua jam setelah makan siang dikaitkan dengan lonjakan lalu penurunan kadar gula darah. Pengaturan urutan makan disarankan untuk memperlambat penyerapan gula.
  • Who?
    Pekerja atau orang yang mengonsumsi makan siang tinggi karbohidrat dan minuman manis dapat mengalami kantuk berat setelah makan.
  • Where?
    Kondisi ini dapat terjadi setelah makan siang, termasuk di lingkungan kantor saat seseorang kembali menjalankan aktivitas kerja.
  • When?
    Keluhan dapat muncul sekitar satu atau dua jam setelah makan siang, terutama ketika mengonsumsi nasi putih, makanan bertepung, atau minuman manis.
  • Why?
    Glukosa dapat terserap cepat ketika karbohidrat dikonsumsi lebih dahulu, memicu sugar spike yang kemudian diikuti sugar crash dan rasa mengantuk.
  • How?
    Konsumsi sayuran lebih dahulu, lanjutkan protein dan lemak sehat, lalu karbohidrat atau makanan manis terakhir. Kurangi gula cair, berjalan santai lima menit, dan jangan langsung berbaring.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Orang bisa sangat lemas dan mengantuk setelah makan siang karena gula darah naik lalu turun cepat. Supaya tidak begitu, makan sayur dulu. Lalu makan ayam, ikan, telur, tahu, atau tempe. Nasi, mi, dan makanan manis dimakan paling akhir. Minum air putih dan jalan pelan lima menit juga bisa membantu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mengatur urutan makan menawarkan cara sederhana untuk tetap menikmati makan siang tanpa terlalu mengorbankan energi di sore hari. Memulai dengan sayur, dilanjutkan protein, lalu karbohidrat dapat memperlambat penyerapan gula dan membantu rasa kenyang bertahan lebih lama, sementara air putih serta jalan santai singkat melengkapi kebiasaan yang menjaga aktivitas kerja tetap nyaman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times — Tanggal muda dan status baru gajian biasanya menjadi momen paling pas untuk menikmati berbagai kuliner lezat saat jam istirahat siang. Mulai dari memesan paket ayam goreng lengkap dengan nasi hangat dan es teh manis ukuran jumbo, hingga menyantap hidangan cepat saji favorit bersama rekan sekantor.

Namun, pernahkah kamu merasa tubuh mendadak sangat lemas, pandangan berkunang-kunang, dan terserang ngantuk berat tepat satu atau dua jam setelah selesai makan siang?

Eits, jangan sepelekan kondisi tersebut! Rasa kantuk ekstrem setelah makan enak ternyata merupakan salah satu sinyal tubuh ketika kadar gula darah melonjak secara drastis (sugar spike), yang kemudian diikuti oleh penurunan drastis (sugar crash). Biar aktivitas kerjamu di sisa sore hari tidak terganggu akibat kepala yang berat, yuk terapkan 3 urutan makan (food sequencing) berikut ini agar bebas dari kantuk!

1. Mulai dengan Serat (Fiber) Terlebih Dahulu

ilustrasi makanan berserat tinggi (pexels.com/loren castillo)

Kebanyakan dari kita terbiasa langsung menyendok nasi putih atau menyantap lauk bertepung saat piring makanan pertama kali datang. Padahal, urutan ini justru membuat glukosa diserap terlalu cepat oleh tubuh.

Triknya: Saat makanan tersaji, dahulukan untuk mengonsumsi sayuran atau serat terlebih dahulu (misalnya lalapan, sup sayur, atau salad) sebelum menyentuh sumber karbohidrat.

Manfaatnya: Serat bertindak sebagai "jaring pengaman" di dalam lambung yang memperlambat proses pencernaan dan penyerapan gula ke dalam aliran darah, sehingga lonjakan gula darah bisa dicegah sejak suapan pertama.

2. Lanjutkan dengan Protein dan Lemak Sehat

ilustrasi tahu, tofu, produk kacang kedelai, protein nabati (unsplash.com/gentina danurendra)

Setelah serat masuk ke dalam lambung, langkah berikutnya adalah mengonsumsi lauk porsi protein dan lemak sehat, seperti daging ayam, ikan, telur, atau tahu dan tempe.

Triknya: Nikmati lauk protein terlebih dahulu sebelum kamu mulai mencampur atau menghabiskan nasi putih.

Manfaatnya: Protein membutuhkan waktu cerna yang lebih lama di dalam lambung. Kombinasi antara serat dan protein ini akan memberikan sinyal kenyang lebih lama ke otak serta menjaga kestabilan energi tubuh tanpa memicu lonjakan insulin yang berlebihan.

3. Tempatkan Karbohidrat dan Makanan Manis di Urutan Terakhir

ilustrasi pasta, karbohidrat (unsplash.com/ABHISHEK HAJARE)

Nah, bagian inilah yang sering kali terbalik dalam kebiasaan makan kita sehari-hari. Karbohidrat sederhana (seperti nasi putih, mie, atau tepung) serta makanan penutup manis sebaiknya ditaruh di urutan paling akhir.

Triknya: Makan nasi atau sumber karbohidrat setelah perut sudah terisi oleh sayur dan protein. Jika ingin menikmati minuman manis atau dessert setelah gajian, batasi porsinya atau jadikan sebagai suapan penutup terakhir dalam jumlah kecil.

Manfaatnya: Dengan masuk ke lambung di urutan terakhir, laju penyerapan gula dari karbohidrat akan jauh lebih lambat. Hasilnya, kamu terhindar dari sugar crash yang menjadi biang keladi rasa ngantuk berat di meja kerja.

Tips Tambahan Agar Produktivitas Tetap Terjaga Selepas Makan Siang:

Selain mengatur urutan makan (food sequencing), imbangi dengan kebiasaan sederhana ini agar energimu tetap stabil:

Kurangi Gula Cair Berlebih: Hindari memesan minuman manis berpemanis buatan dalam porsi besar saat makan siang. Perbanyak minum air putih hangat atau tawar.

Lakukan Jalan Santai 5 Menit: Selepas makan siang, sempatkan berjalan kaki ringan di sekitar kantor selama beberapa menit untuk membantu otot menyerap glukosa secara alami.

Hindari Langsung Berbaring: Berikan jeda waktu setidaknya 1–2 jam jika ingin tidur siang agar sistem pencernaan dapat bekerja secara optimal.

Yuk, ubah urutan makanmu dari sekarang agar momen kulineran pas gajian tetap nikmat tanpa bikin badan lemas dan mengantuk di kantor!

Curated For You

Editorial Team

Related Article