Ilustrasi PPDB (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
Untuk mempermudah pemahaman, mari pakai dua contoh kasus nyata:
Kasus 1: Pendaftar Tanpa Sertifikat Prestasi (Contoh: Roni)
Roni mengumpulkan total nilai keseluruhan 1.739 dari 4 mata pelajaran inti.
Rata-Rata Rapor (NR): 1.739 dibagi 20 = 86,95
Bobot Rapor (70%): 86,95 x 70% = 60,865
Bobot Prestasi (30%): Karena Roni tidak memiliki piagam kejuaraan, nilainya adalah 0.
Total Nilai Akhir: 60,865
Kasus 2: Pendaftar dengan Sertifikat Prestasi (Contoh: Budi)
Budi meraih total nilai rapor 1.700. Ia memegang sertifikat Juara 1 Tingkat Kabupaten (setelah dikonversi sistem, bobot nilainya adalah 2,00).
Rata-Rata Rapor (NR): 1.700 dibagi 20 = 85
Bobot Rapor (70%): 85 x 70% = 59,5
Bobot Prestasi (30%): 2,00 x 30% = 0,60
Total Nilai Akhir: 59,5 + 0,60 = 60,10
Nilai akhir inilah yang menjadi modal sistem PPDB daring Jawa Tengah untuk bersaing dalam jurnal pemeringkatan waktu nyata (real-time ranking) di sekolah pilihan.