Semarang, IDN Times - Sejumlah akademisi menyoroti jokes yang ditampilkan Panji Pragiwaksono di acara Mens Rea.
Dalam pertunjukan bertajuk Mens Rea di Jakarta, Pandji mengkritik sejumlah pihak, tidak terkecuali Wapres Gibran Rakabuming Raka.
Seorang peneliti linguistik atau tata bahasa dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) Rahmat Petuguran menuturkan setiap humor tak cuma mengundang gelak tawa. Melainkan juga bisa memunculkan nuansa politis.
"Humor bisa digunakan oleh penguasa untuk memperkuat dominasi dan hegemoni, tetapi juga bisa digunakan masyarakat tertindas untuk melakukan perlawanan. Bentunya bisa beragam, dari satir, parodi, sampai anekdot,” kata Rahmat dalam keterangan yang diterima IDN Times, Minggu (11/1/2026).
