Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG_20260105_162549.jpg
Tiga personel SAR Semarang berhasil menemukan Mbah Wakijem dalam kondisi lemas di hutan Kalialang. (IDN Times/Dok Humas Basarnas Semarang)

Semarang, IDN Times - Keberadaan Mbah Wakijem yang hilang misterius pada Sabtu (3/1/2026) bikin heboh seantero Kampung Kalialang Baru RT 11/RW VII Kelurahan Sukorejo Kecamatan Gunungpati, Semarang. 

Informasi yang diterima dari Basarnas Semarang, pihak keluarga semula melapor ke kantor SAR Semarang bahwa Mbah Wakijem hilang selama dua hari. 

Mbah Wakijem diketahui meninggalkan rumah tanpa pamit pada Sabtu (3/1/2026) atau selepas Subuh jam 05.00 WIB.

Kejadian tersebut pada Minggu (4/1/2026) pukul 14.50 WIB baru dilaporkan ke Basarnas untuk dilakukan pencarian. 

“Menjelang sore kami menerima laporan adanya seorang nenek yang hilang di desa Sukorejo dan langsung kami berangkatkan satu tim untuk melakukan operasi SAR," ujar Budiono, Kepala Basarnas Semarang, Senin (5/1/2026). 

Dari keterangan yang dikulik dari pihak keluarga belakangan diketahui bahwa Mbah Wakijem menang kerap keluar rumah tanpa pamit. Tapi biasanya hanya dua hari karena besok paginya sudah pulang.

Namun kali ini hingga menjelang sore Mbah Wakijem yang berumur 84 tahun ini justru tak kunjung pulang. 

“Sudah 5 kali dan ini kali ke 6 nenek Wakijem hilang. Biasanya cuma satu malam dan sudah kembali ke rumah, namun hingga menjelang sore nenek Wakijem belum juga pulang sehingga keluarga berinisiatif mencari sang nenek namun tidak membuahkan hasil sehingga keluarga membuat laporan ke hilangan ke Kepolisian dan juga meminta bantuan Basarnas dan tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian," paparnya. 

Pencarian pun digelar tim SAR gabungan Minggu sore. Dan sampai matahari terbenam, keberadaannya belum juga diketahui. 

Medan hutan Kalialang yang cukup terjal, tidak adanya saksi yang melihat kali terakhir sang nenek dan juga cuaca yang tidak menentu menjadi hambatan tersendiri.

Di hari kedua usaha pencarian tim SAR, akhirnya keberadaan sang nenek yang harus menggunakan tongkat untuk berjalan tersebut membuahkan hasil. 

Sekira pukul 13.46 WIB Mbah Wakijem berhasil ditemukan selamat dan dalam kondisi kelelahan, lemas dan juga kelaparan setelah tiga hari tidak makan. 

Mbah Wakijem yang juga punya riwayat pikun diduga hilang arah hingga akhirnya tersesat dan keluar jalur pulang. Merasa kelelahan, sang nenek memutuskan untuk berhenti istirahat.

“Alhamdulillah tim gabungan berhasil menemukan sang nenek dalam kondisi selamat, namun beliau terserang hipotermia ringan setelah kehujanan di hutan tadi malam. Sudah diberi minuman saat ditemukan dan Saat ini sudah dibawa ke pihak medis untuk penanganan lebih lanjut. Terimakasih atas usaha tim SAR gabungan sehingga sang nenek berhasil ditemukan dalam keadaan selamat," jelasnya.

Editorial Team