Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Token Listrik Bunyi di Tanggal Tua? Matikan Fitur Kulkas Ini Biar Awet

Kota Semarang
2 min read
Token Listrik Bunyi di Tanggal Tua? Matikan Fitur Kulkas Ini Biar Awet
ilustrasi sedang mencari makanan di dalam kulkas. (pexels.com/Pew Nguyen)
  • Kulkas menjadi salah satu perangkat paling boros karena beroperasi 24 jam; fitur pendinginan cepat yang terus aktif membuat kompresor bekerja pada daya maksimum.
  • Matikan Fast Freeze atau Super Cool, lalu aktifkan Energy Saver untuk menonaktifkan pemanas embun pintu yang dapat meningkatkan konsumsi listrik.
  • Atur thermostat di level sedang, bersihkan kondensor, beri jarak 10–15 cm dari dinding, dan dinginkan makanan panas sebelum dimasukkan ke kulkas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Semarang, IDN Times — Suara alarm token listrik yang berbunyi saat memasuki tanggal tua sering kali memicu kepanikan, terutama ketika anggaran belanja sudah kian menipis menjelang hari gajian. Dari sekian banyak perangkat elektronik di rumah, kulkas menjadi salah satu penyedot daya terbesar karena harus beroperasi selama 24 jam penuh tanpa henti.

Tanpa disadari, terdapat beberapa fitur dan pengaturan tersembunyi pada kulkas yang dapat membuat konsumsi daya listrik melonjak tajam.

Berikut beberapa fitur tersembunyi dan pengaturan kulkas yang wajib kamu matikan dan sesuaikan agar sisa token listrik hemat hingga hari gajian:

  1. 1. Fitur Fast Freeze atau Super Cool

    ilustrasi magnet kulkas
    ilustrasi magnet kulkas (unsplash.com/Cong Wang)

    Kulkas keluaran terbaru umumnya dilengkapi dengan tombol pendinginan cepat (Fast Freeze atau Super Cool). Fitur ini didesain untuk mendinginkan bahan makanan dalam waktu singkat dengan memaksa kompresor bekerja pada kapasitas daya maksimum. Jika fitur ini lupa dimatikan, kulkas akan terus memakan daya tinggi tanpa henti.

    Solusi: Cek panel kontrol suhu pada kulkas dan pastikan mode Fast Freeze atau Super Cool berada dalam kondisi mati (Off).

  2. 2. Sakelar Door Sweat Heater (Pemanas Embun Pintu)

    ilustrasi kulkas (pixabay.com/Pexels)
    ilustrasi kulkas (pixabay.com/Pexels)

    Beberapa model kulkas memiliki elemen pemanas di sekitar bingkai karet pintu (Door Sweat Heater) yang berfungsi mencegah kondensasi atau timbulnya embun air saat kelembapan udara tinggi. Fitur pemanas ini mengonsumsi energi listrik yang cukup besar jika dibiarkan menyala terus-menerus.

    Solusi: Cari tombol bertuliskan Energy Saver atau sakelar Door Heater. Aktifkan mode Energy Saver untuk mematikan fungsi pemanas tersebut secara otomatis.

  3. 3. Setelan Thermostat di Level Maksimal

    ilustrasi kulkas berbau (pixabay.com/id/users/difisher)
    ilustrasi kulkas berbau (pixabay.com/id/users/difisher)

    Menyetel pengatur suhu (thermostat) ke tingkat tertinggi (Max) di tengah isi kulkas yang relatif kosong adalah kekeliruan fatal. Kompresor akan terus bekerja keras mencapai suhu sangat dingin yang sebenarnya tidak diperlukan.

    Solusi: Turunkan putaran thermostat ke posisi sedang (Medium) atau pada skala angka 2 hingga 3. Suhu ini sudah sangat ideal untuk menjaga kesegaran bahan makanan tanpa menyedot daya berlebih.

    Bersihkan Debu di Kondensor, debu yang menumpuk pada kumparan kondensor di bagian belakang kulkas menghambat pelepasan panas, sehingga kompresor terpaksa bekerja ekstra keras dan boros listrik.

    Beri Jarak dari Dinding, pastikan ada sela udara minimal 10–15 cm antara bagian belakang kulkas dengan tembok agar pembuangan hawa panas berjalan lancar.

    Jangan Masukkan Makanan Panas: Biarkan makanan atau minuman panas mendingin terlebih dahulu pada suhu ruangan sebelum disimpan ke dalam kulkas.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More