Semarang, IDN Times - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang melalui Trans Semarang melakukan uji coba operasional bus listrik sebagai upaya transformasi transportasi publik berbasis kendaraan listrik di Ibu Kota Jawa Tengah, Jumat (13/2/2026). Pada kesempatan itu Trans Semarang menggandeng PT Energi Makmur Buana (INVI) yang membawa bus listrik bermerek HIGER.
Trans Semarang Uji Coba Bus Listrik INVI di Rute Mangkang-Penggaron

Intinya sih...
Dishub Kota Semarang uji coba operasional bus listrik di Ibu Kota Jawa Tengah.
Trans Semarang bekerja sama dengan PT Energi Makmur Buana (INVI) menggunakan bus listrik HIGER.
Uji coba dilakukan sebagai upaya transformasi transportasi publik berbasis kendaraan listrik.
1. Uji coba bus listrik HIGER di rute Mangkang-Penggaron
Uji coba operasional dan pengujian kelaikan kendaraan bus listrik itu dilaksanakan di Kantor Dishub Kota Semarang. Produsen bus global yang telah mengembangkan kendaraan komersial berbasis listrik itu menguji coba bus listrik HIGER.
Uji coba operasional ini dijalankan bersama penumpang dan melalui beberapa koridor layanan Trans Semarang yang telah tersedia, dengan tujuan mengevaluasi kelaikan kendaraan, performa operasional, serta kesiapan integrasi bus listrik dalam berbagai karakteristik layanan transportasi perkotaan.
Pelaksanaan uji coba mencakup layanan pada koridor utama BRT, koridor feeder, hingga layanan malam hari, sehingga memberikan gambaran menyeluruh terhadap penerapan bus listrik di berbagai kondisi operasional. Untuk layanan utama, uji coba dilakukan pada rute Mangkang-Penggaron.
Direktur Utama PT Energi Makmur Buana, Alif Sasetyo mengatakan, keterlibatan pihaknya mengikuti rangkaian uji coba operasional ini untuk menunjukkan kesiapan sistem kendaraan listrik HIGER yang dihadirkan INVI dalam mendukung operasional transportasi publik secara nyata.
2. Tekankan aspek layanan purna jual
Selain kesiapan kendaraan, lanjut dia, uji coba ini juga menekankan aspek layanan purna jual (aftersales) sebagai faktor krusial dalam operasional transportasi publik. INVI memastikan dukungan teknis melalui mekanik tersertifikasi dan bengkel resmi sesuai standar Original Equipment Manufacture (OEM) HIGER, ketersediaan suku cadang, serta penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (HSE) guna menjaga keandalan operasional harian.
“Melalui uji coba operasional di berbagai koridor ini, kami ingin memastikan bahwa bus listrik dapat beradaptasi dengan kebutuhan layanan yang beragam, baik dari sisi kapasitas, pola operasi, maupun jam layanan,’’ kata Alif.
Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang terhadap keberlanjutan industri kendaraan listrik nasional, INVI juga telah memulai rencana perakitan lokal melalui skema Completely Knocked Down (CKD) yang akan dijalankan melalui PT Invi Manufaktur Andalan Indonesia (IMAI) dan direncanakan mulai beroperasi pada 2027.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi penguatan ekosistem, peningkatan kandungan lokal, serta dukungan terhadap keberlanjutan bisnis transportasi publik berbasis listrik di Indonesia.
3. Pastikan sesuai dengan karakter medan di Kota Semarang
‘’Melalui pelaksanaan uji coba ini, diharapkan diperoleh pembelajaran komprehensif dari sisi operasional, regulator, serta pengalaman pengguna sebagai dasar pengembangan layanan transportasi publik berbasis listrik yang lebih luas dan berkelanjutan di Kota Semarang,’’ pungkas Alif.
Sementara itu, Kepala Dishub Kota Semarang, Danang Kurniawan menyampaikan, satu hal yang penting dalam uji coba operasional bus listrik ini adalah untuk memastikan kesesuaiannya dengan karakter medan di Kota Semarang.
Maka itu, Dishub berupaya mengakomodasi berbagai produsen yang mengajukan uji coba, untuk mencari kendaraan yang benar-benar mampu dioperasikan secara optimal dan nyaman di jalan.