Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tumbler Bau Apek Meski Sudah Dicuci? Hilangkan Pakai 3 Bahan Dapur Ini
ilustrasi mencuci tumbler (pexels.com/Beyzanur K.)
  • Bau apek pada tumbler dapat bertahan meski sudah dicuci karena aroma mikro mengendap di silikon penutup atau pori-pori stainless steel, sementara sabun biasa terutama membersihkan lemak permukaan.

  • Cuka putih dengan air hangat, direndam 30–60 menit atau semalaman, digunakan untuk membantu membunuh bakteri pemicu bau dan meluruhkan endapan noda minuman.

  • Baking soda yang direndam 2–3 jam atau perasan lemon/jeruk nipis selama 15–30 menit dapat menetralkan bau; tumbler perlu dikeringkan terbuka dan karetnya dilepas saat dicuci.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
15–30 menit

Larutan air perasan lemon atau jeruk nipis didiamkan dalam tumbler sebelum dibuang dan dibilas.

30 hingga 60 menit

Larutan cuka putih dan air hangat didiamkan dalam tumbler untuk menghilangkan bau membandel.

2–3 jam

Baking soda yang dilarutkan dengan air panas dibiarkan dalam tumbler sebelum dibilas.

semalaman

Larutan cuka dapat didiamkan semalaman jika bau tumbler sangat menyengat.

kini

Tumbler dapat dibersihkan dari bau apek menggunakan bahan dapur murah dan mudah didapat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Penanganan bau apek, pemerah, atau sisa aroma kopi dan teh pada tumbler menggunakan cuka putih, baking soda, serta perasan lemon atau jeruk nipis.
  • Who?
    Pengguna tumbler yang mengalami bau membandel pada botol minum, terutama pada bagian dalam botol dan karet silikon penutup.
  • Where?
    Pembersihan dilakukan di dalam tumbler, termasuk area dasar botol, pori-pori stainless steel, serta karet silikon pada tutupnya.
  • When?
    Metode ini digunakan saat tumbler tetap berbau setelah dicuci dengan sabun, dengan waktu perendaman antara 15 menit hingga semalaman sesuai bahan yang dipakai.
  • Why?
    Bau dapat menetap karena sabun cuci piring membersihkan lemak permukaan, sedangkan aroma mikro dan sisa minuman dapat mengendap di karet silikon serta pori-pori stainless steel.
  • How?
    Cuka dicampur air hangat dan didiamkan 30–60 menit; baking soda direndam 2–3 jam; lemon atau jeruk nipis dicampur air hangat selama 15–30 menit, lalu tumbler dibilas bersih.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Tumbler bisa tetap bau apek walau sudah dicuci sabun. Bau bisa tinggal di karet tutup dan bagian dalam botol. Kita bisa pakai cuka putih, soda kue, atau air lemon dengan air hangat. Setelah itu bilas bersih. Tumbler juga harus dibiarkan terbuka sampai kering.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kebiasaan membawa tumbler sendiri tetap dapat terasa praktis dan nyaman berkat solusi perawatan yang sederhana. Cuka putih, baking soda, serta lemon atau jeruk nipis menawarkan cara murah untuk menangani aroma membandel, sementara pengeringan terbuka dan pembersihan karet silikon membantu menjaga tumbler tetap segar untuk penggunaan harian.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Membawa tumbler atau botol minum sendiri saat beraktivitas sehari-hari kini sudah menjadi gaya hidup ramah lingkungan yang praktis. Namun, masalah yang sering kali membuat kesal adalah munculnya bau apek, pemerah, atau aroma sisa minuman seperti kopi dan teh yang menempel kuat di dalam tumbler.

Padahal, tumbler sudah dicuci bersih menggunakan sabun cuci piring berulang kali. Mengapa baunya tetap membandel? Hal ini kerap terjadi karena sabun biasa hanya membersihkan lemak permukaan, tetapi tidak mampu menyerap aroma mikro yang mengendap di sela-sela silikon karet penutup atau pori-pori stainless steel.

Eits, tidak perlu buru-buru membeli tumbler baru! Kamu bisa menghilangkan bau apek membandel tersebut dengan 3 trik murah menggunakan bahan-bahan dapur berikut ini!

1. Pakai Cuka Putih dan Air Hangat

ilustrasi cuka putih (pexels.com/cottonbro studio)

Cuka dapur mengandung asam asetat alami yang sangat ampuh membunuh bakteri pemicu bau sekaligus meluruhkan endapan noda minuman yang mengerak di dasar tumbler.

Bahan-bahan: 2–3 sendok makan cuka putih & air hangat secukupnya.

Cara Menggunakannya:

Tuangkan cuka putih ke dalam tumbler.

Isi tumbler dengan air hangat hingga hampir penuh, lalu kocok perlahan.

Diamkan larutan cuka tersebut selama 30 hingga 60 menit (atau semalaman jika baunya sangat menyengat).

Buang air cuka, lalu cuci tumbler seperti biasa menggunakan sabun dan bilas hingga bersih. Bau apek dijamin sirna!

2. Rendam dengan Baking Soda (Soda Kue)

Ilustrasi baking soda (pexels.com/Karolina Grabowska www.kaboompics.com)

Baking soda dikenal sebagai pembersih serbaguna yang memiliki sifat deodorizer alami alami, yaitu sanggup menyerap dan menetralkan berbagai aroma tidak sedap tanpa merusak lapisan dalam botol minum.

Bahan-bahan: 1–2 sendok makan baking soda & air panas.

Cara Menggunakannya:

Masukkan baking soda ke dalam tumbler.

Tuangkan air panas hingga memenuhi botol.

Aduk rata hingga baking soda larut, kemudian tutup rapat dan biarkan selama 2–3 jam.

Bilas tumbler menggunakan air bersih mengalir. Trik ini juga sangat efektif diterapkan untuk membersihkan bagian karet penutup tumbler yang sering menjadi sarang bau.

3. Bilas dengan Air Perasan Lemon atau Jeruk Nipis

ilustrasi perasan lemon (vecteezy.com/Natallia Lafiuk)

Selain memberikan aroma segar yang alami, kandungan asam sitrat dalam lemon atau jeruk nipis sangat efektif membasmi bakteri pembawa bau apek.

Bahan-bahan: Air perasan dari 1 buah lemon/jeruk nipis & air hangat.

Cara Menggunakannya:

Peras air lemon atau jeruk nipis langsung ke dalam tumbler. Kamu juga bisa memasukkan potongan kulitnya ke dalam botol.

Tambahkan air hangat, lalu tutup dan kocok tumbler secara bertenaga selama beberapa saat.

Diamkan selama 15–30 menit sebelum dibuang dan dibilas bersih. Tumbler kesayanganmu akan kembali wangi segar seketika!

Tips Tambahan Agar Tumbler Tidak Gampang Bau Apek:

Jangan Ditutup Saat Basah: Setelah dicuci, biarkan tumbler mengering secara alami dengan posisi terbuka dan tertelungkup. Menutup tumbler yang masih lembap adalah pemicu utama munculnya bau apek.

Lepas Karet Silikon: Sesekali lepas bagian karet seal pada tutup tumbler saat mencuci, karena sisa-sisa minuman paling sering terselip di area tersebut.

Dengan bahan-bahan dapur yang murah dan mudah didapat, tumbler kesayanganmu kini bebas dari bau apek dan siap menemani aktivitas harianmu lagi!Sudah Dicuci Pakai Sabun kok Masih Bau Apek? Ini 3 Trik Murah Menghilangkan Bau di Tumbler Kesayangan Pakai Bahan Dapur

Curated For You

Editorial Team

Related Article