Semarang, IDN Times - Universitas Diponegoro (Undip) berhasil menempati peringkat ke-5 perguruan tinggi di Indonesia dalam pemeringkatan Science and Technology Index (SINTA) 2026 yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Undip Masuk 5 Besar Peringkat SINTA 2026, Lampaui ITB dan ITS
1. Undip raih skor 1.016.085 di tahun 2026
Capaian itu melampaui perguruan tinggi negeri (PTN) seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) di peringkat ke-8 dan Institut Teknologi Surabaya (ITS) di peringkat ke-6.
Undip meraih skor 1.016.085 pada tahun 2026 dan capaian itu menempatkan PTN di Kota Semarang ini sejajar dengan PTN terbaik di Indonesia seperti Universitas Gajah Mada (UGM), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Indonesia (UI).
Prestasi tersebut menjadi indikator kuat atas konsistensi Undip dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Adapun, SINTA merupakan sistem pengindeks nasional yang digunakan untuk mengukur kinerja akademik perguruan tinggi melalui berbagai indikator, antara lain produktivitas publikasi ilmiah, kualitas dan kuantitas jurnal terakreditasi, serta aktivitas tridharma yang dilakukan oleh sivitas akademika.
2. Hasil kerja kolektif sivitas akademika Undip
Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Suharnomo mengatakan, capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika Undip.
“Peringkat lima besar SINTA 2026 ini merupakan bukti nyata komitmen dan kerja bersama seluruh sivitas akademika dalam memperkuat kinerja tridharma. Undip akan terus meningkatkan kualitas riset dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat,” ungkapnya, Minggu (12/4/2026).
Sementara itu, Wakil Rektor IV Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik, Wijayanto, PhD menegaskan, bahwa capaian ini mencerminkan penguatan ekosistem riset di lingkungan Undip.
3. SINTA mengukur kualitas ekosistem riset
“SINTA tidak hanya mengukur jumlah publikasi, tetapi juga kualitas ekosistem riset dan kontribusi institusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Strategi penguatan riset, hilirisasi inovasi, dan kolaborasi yang kami dorong menunjukkan hasil yang positif,” terangnya.
Peningkatan skor yang signifikan mencerminkan produktivitas akademik yang terus berkembang. Poin yang sudah berhasil diraih Undip menunjukkan peningkatan signifikan dalam produktivitas publikasi, kualitas jurnal, serta aktivitas tridharma. Hal ini merupakan hasil sinergi antara dosen, peneliti, dan dukungan sistem yang terus diperkuat.
Ke depan, Undip akan terus mendorong peningkatan kualitas publikasi ilmiah bereputasi, penguatan jurnal internal, serta perluasan kolaborasi riset baik di tingkat nasional maupun internasional.