Makam Baqi di Madinah (IDN Times/Sunariyah)
Jenazah 20 orang haji asal Jateng tersebut dimakamkan di berbagai lokasi di tanah suci, seperti Baqi Madinah dan Syaraza Makkah. Kasubbag Humas Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo Gentur Rachma Indriadi menyebutkan, rentang usia haji yang meninggal dunia antara 48 hingga 80 tahun.
"Untuk update per hari ini datanya ada 20 haji, sama dengan yang tercatat wafat di Siskohat. Semuanya dari Jawa Tengah," katanya dilansir dari Antara.
Ia menjelaskan bahwa penyebab wafatnya haji tersebut bervariasi, namun mayoritas karena penyakit bawaan seperti jantung dan paru-paru. Selain itu, perbedaan cuaca juga turut menjadi penyebab jamaah haji mengalami penurunan imunitas tubuh.
"Penyebabnya -meninggal dunia- variatif, rata-rata karena penyakit bawaan, ada juga yang memang karena sakit jantung dan paru. Kalau rata-rata yang 15 -haji yang meninggal- awal itu memang karena demam dan sesak nafas penyebabnya," katanya.