Sejumlah umat dan confreria mengarak patung Mater Dolorosa (Bunda Maria) yang akan ditakhtakan di Katedral Reinha Rosari, Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Jumat (2/4). Jumat Agung pada Pekan Suci Semana Santa diperingati umat Katolik setempat dan para peziarah dengan menggelar berbagai peribadatan dan prosesi perarakan. (ANTARA FOTO/Ismar Patrizki)
Pastor Gereja Paroki Santa Theresia Bongsari, Romo Didik Eduardus Cahyono mengimbau umat Katolik untuk merenungi misa Jumat Agung dengan berani menanggung salib di tengah merebaknya virus Corona. Umat Katolik juga harus bersabar menjaga kesehatan diri dan orang lain.
"Saling bekerja sama menanggung situasi berat saat ini dan membangun solidaritas bersama masyarakat. Tentunya hal itu membutuhkan pengorbanan. Maka mari kita berkorban kesenangan dan kepentingan pribadi kita agar wabah virus Corona segera mereda,".
Pihak gereja juga selalu mengimbau umatnya untuk memperhatikan instruksi para medis, aparatur pemerintahan dan keamanan. Masyarakat perlu disiplin untuk menjaga kebersihan, menjaga kesehatan pribadi dan peduli pada kesehatan orang lain.
"Salah satu yang harus kita lakukan jaga jarak, memakai masker bila beraktivitas penting di luar rumah dan sebisa mungkin beraktivitas secara aman di rumah saja," tandasnya.