Semarang, IDN Times - Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Prof Yos Johan Utama mengatakan sedang mengumpulkan tim hukum dan para ahli IT serta ahli komunikasi untuk memproses hukum terkait kabar uang pangkal Rp87 miliar yang viral di Twitter.
Ia mengaku sudah berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengkaji serta menganalisa sehingga dapat memberikan rekomendasi langkah yang perlu diambil kampusnya dalam menghadapi tindakan penyebaran hoaks yang merugikan nama lembaganya.
"Kita tidak akan diam saja. Ini masalah serius, tidak boleh orang bermain-main sesukanya. Kalau dibiarkan, bukan hanya Undip yang dirugikan. Semua juga akan dirugikan," ujar Yos dalam keterangan kepada IDN Times, Senin (24/8/2020).