Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Wong Solo Support Pasar Karya Cenderaloka, Gerabah Jadi Daya Tarik
Suasana Pasar Loka Cederaloka di Lokananta Bloc, Solo. (IDN Times/Larasati Rey)
  • Pasar Karya Cenderaloka di Lokananta Bloc menghadirkan 16 UMKM kerajinan binaan dari Solo, Klaten, dan Sukoharjo sebagai ruang promosi karya handicraft.
  • Selain bazar, acara ini menggelar lomba merangkai bunga, tari tradisional, mewarnai, serta lokakarya kreatif yang menarik peserta hingga dari Semarang.
  • Lokakarya pembuatan gerabah menjadi kegiatan paling diminati lintas usia; penyelenggara juga mengapresiasi sponsor, termasuk Puspo Wardoyo dari Wong Solo Grup.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2025–2026

Cenderaloka berfokus mengembangkan platform produk kerajinan tangan dan belum mencakup sektor makanan.

17 Oktober 2026

Pasar Karya Cenderaloka digelar di Lokananta Bloc sebagai apresiasi bagi 16 UMKM binaan dari Solo Raya. Kegiatan ini menghadirkan bazar, lomba, dan lokakarya, dengan pembuatan gerabah menjadi yang paling diminati.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pasar Karya Cenderaloka menggelar bazar kerajinan, lomba, dan lokakarya kreatif; pembuatan gerabah tanah liat menjadi lokakarya yang paling diminati.
  • Who?
    16 UMKM binaan Cenderaloka dari Solo, Klaten, dan Sukoharjo berpartisipasi. Detta menjadi penanggung jawab kegiatan, sementara peserta lomba datang dari Solo, Semarang, dan daerah lain.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Lokananta Bloc, Solo.
  • When?
    Detta menyampaikan keterangan saat ditemui pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Cenderaloka berfokus pada platform kerajinan tangan selama 2025–2026.
  • Why?
    Kegiatan digelar sebagai bentuk apresiasi bagi UMKM binaan Cenderaloka serta memberi ruang untuk memperkenalkan produk kerajinan kepada pengunjung.
  • How?
    Pasar Karya Cenderaloka dijalankan melalui bazar 16 UMKM, lomba merangkai bunga, tari tradisional, mewarnai anak, serta lokakarya gerabah dan kreativitas lain, dengan dukungan sponsor termasuk Puspo Wardoyo dari Wong Solo Grup.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pasar Karya Cenderaloka di Lokananta Bloc mengajak 16 usaha kecil dari Solo, Klaten, dan Sukoharjo menjual kerajinan. Ada lomba tari, merangkai bunga, mewarnai, dan belajar membuat gerabah. Banyak orang dari berbagai umur ikut, bahkan ada dari Semarang. Membuat gerabah dari tanah liat paling disukai. Wong Solo Grup juga membantu acara ini.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pasar Karya Cenderaloka memperlihatkan bagaimana ruang kreatif dapat menghubungkan pelaku kerajinan Solo Raya dengan masyarakat yang beragam. Kehadiran 16 UMKM, peserta lintas daerah, serta minat tinggi pada lokakarya gerabah menciptakan suasana apresiatif bagi keterampilan lokal, sementara dukungan sponsor turut memperkuat penyelenggaraan kegiatan tersebut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Solo, IDN Times — Lokananta Bloc menjadi ruang pertemuan pelaku UMKM dan masyarakat melalui Pasar Karya Cenderaloka. Menghadirkan 16 UMKM dari Solo Raya, kegiatan ini memadukan bazar kerajinan dengan berbagai lomba dan lokakarya kreatif yang menarik peserta lintas usia.

Penanggung jawab atau PIC Pasar Karya Cenderaloka, Detta, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi bagi UMKM binaan Cenderaloka. Para pelaku usaha yang terlibat berasal dari sejumlah daerah, termasuk Solo, Klaten, dan Sukoharjo.

1. Beri ruang bagi 16 UMKM kerajinan Solo Raya.

Suasana Pasar Loka Cederaloka di Lokananta Bloc, Solo. (IDN Times/Larasati Rey)

Detta menjelaskan, Pasar Karya Cenderaloka menghadirkan bazar yang diisi produk UMKM binaan mereka. Melalui kegiatan ini, para pelaku usaha mendapatkan ruang untuk memperkenalkan hasil karyanya kepada pengunjung Lokananta Bloc.

“Untuk Pasar Karya Cenderaloka yang digelar di Lokananta Bloc ini, sebagai bentuk apresiasi UMKM binaan Cenderaloka dari Solo Raya, dari Solo, Klaten, terus ada juga dari Sukoharjo,” ujar Detta saat ditemui pada Sabtu (17/10/2026).

Menurutnya, Cenderaloka saat ini masih berfokus pada pengembangan platform bagi produk kerajinan tangan atau handicraft. Sektor makanan belum masuk dalam cakupan tersebut.

“Untuk saat ini, di tahun 2025–2026, memang kami dari Cenderaloka untuk makanan belum, karena kita baru menghadirkan platform ini untuk handicraft. Mungkin ke depannya kita akan mengembangkan sistem untuk kuliner,” katanya.

2. Lomba tari tarik peserta hingga Semarang.

Museum Lokananto di Solo. (IDN Times/Larasati Rey)

Selain bazar UMKM, Pasar Karya Cenderaloka diramaikan lomba merangkai bunga, tari tradisional, mewarnai untuk anak-anak, serta lokakarya kreativitas.

Detta menyebut, peserta kegiatan tidak hanya berasal dari Solo. Lomba tari tradisional, misalnya, juga menarik peserta dari Semarang dan daerah lainnya.

“Peserta lomba tari itu tidak hanya dari Kota Solo saja, tetapi ada yang dari Semarang. Dari luar kota itu banyak banget,” ujarnya.

Partisipasi lintas daerah tersebut turut mewarnai kegiatan yang memberi ruang bagi peserta untuk menampilkan keterampilan dan kreativitasnya.

3. Lokakarya gerabah paling diminati, diikuti lintas usia.

Suasana Pasar Loka Cederaloka di Lokananta Bloc, Solo. (IDN Times/Larasati Rey)

Lokakarya kreatif menjadi salah satu daya tarik Pasar Karya Cenderaloka. Menurut Detta, kegiatan yang paling diminati adalah pottery atau pembuatan gerabah dari tanah liat.

“Yang paling diminati itu pottery, jadi bikin gerabah tanah liat,” katanya.

Peserta lokakarya pun datang dari berbagai kelompok usia dan latar belakang. Tidak hanya anak muda, kegiatan ini juga diikuti ibu rumah tangga hingga bapak-bapak yang mencoba merangkai bunga.

“Workshop-nya juga terdiri dari berbagai usia, tidak hanya anak muda saja, tetapi juga ada ibu-ibu, ada yang ibu rumah tangga. Tadi juga ada bapak-bapak ikut merangkai bunga,” tutur Detta.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada para sponsor yang mendukung penyelenggaraan Pasar Karya Cenderaloka, termasuk Puspo Wardoyo dari Wong Solo Grup.

“Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih banyak untuk seluruh sponsor yang telah mensponsori kami, Pasar Karya Cenderaloka, termasuk Bapak Puspo Wardoyo dari Wong Solo Grup,” ujarnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article