Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Atlet Taekwondo Jateng Ikuti Kompetisi Internasional di 4 Negara
Tiga atlet Pelatnas cabang olahraga taekwondo asal Jawa Tengah akan mengikuti sejumlah ajang kompetisi internasional yang digelar World Taekwondo. (dok. Taekwondo Indonesia)
  • Tiga atlet taekwondo asal Jawa Tengah, Audrey Davin, Aziz Tumakaka, dan Ariqfallah Indrayana akan berlaga di empat negara: Mongolia, Uzbekistan, Inggris, dan Spanyol mewakili Indonesia.
  • TI Jawa Tengah menargetkan peningkatan jam terbang dan performa ketiga atlet agar siap menghadapi ajang internasional serta meraih emas di PON 2028.
  • Ariq mengakui tantangan berat dari atlet tuan rumah dan negara kuat seperti Italia, namun tim bertekad maksimal membawa Merah Putih ke podium juara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times - Tiga atlet Pelatnas cabang olahraga taekwondo asal Jawa Tengah akan mengikuti sejumlah ajang kompetisi internasional yang digelar World Taekwondo. Mereka akan berlaga di empat negara antara lain Mongolia, Uzbekistan, Inggris hingga Spanyol.

Ketiga atlet taekwondo tersebut di antaranya Audrey Davin, Aziz Tumakaka, dan Ariqfallah Indrayana.

1. Akan mewakili Indonesia di Asian Games 2026

Tiga atlet Pelatnas cabang olahraga taekwondo asal Jawa Tengah akan mengikuti sejumlah ajang kompetisi internasional yang digelar World Taekwondo. (dok. Taekwondo Indonesia)

"Tentunya ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi TI (Taekwondo Indonesia) Jawa Tengah, karena tidak semua atlet taekwondo yang ada di pelatnas diproyeksikan mewakili Merah Putih di event-event internasional tersebut," ungkap Ketua Bidang II Pembinaan Prestasi TI Jateng, Derry Darmansyah, Minggu (12/4).

Untuk diketahui, Davin dijadwalkan bertanding di kelas Junior Under 48 kg di ajang World Junior Taekwondo Championship Tashkent 2026 di Uzbekistan pada 12 April hingga 17 April 2026.

Sedangkan, Aziz dan Ariq akan berlaga di kelas Senior Under 54 kg dan Under 58 kg di ajang Spanish Ppen 2026 World Taekwondo 2026 - G1 di Spanyol, British Taekwondo Open Manchester 2026 - G1 di Inggris, dan 27th Asian Taekwondo Championship 2026 World Taekwondo - G4 di Mongolia.

"Khusus Aziz dan Ariq, keduanya kami harapkan bisa lolos kualifikasi di Mongolia sehingga bisa mewakili Indonesia di Asian Games 2026 di Jepang," ujar Derry.

2. Atlet didorong tambah jam terbang

Tiga atlet Pelatnas cabang olahraga taekwondo asal Jawa Tengah akan mengikuti sejumlah ajang kompetisi internasional yang digelar World Taekwondo. (dok. Taekwondo Indonesia)

Menurutnya, kesempatan meraih prestasi internasional yang diperoleh tiga atlet taekwondo Jateng itu bukan lantaran pertimbangan asal-asalan.

‘’Selain menunjukkan performa yang terus meningkat selama di pemusatan, dukungan penuh dari TI Jateng mendorong mereka wajib meningkatkan skill dengan menambah jam terbang melawan atlet dunia,’’ kata Derry.

Seiring bertambahnya pengalaman berlaga, Davin, Aziz dan Ariq ditargetkan TI Jawa Tengah mampu mendulang emas di PON 2028.

3. Tantangan hadapi lawan dari luar negeri

Taekwondo (IDN Times/Ayu Afria)

"Mohon doa masyarakat Jateng untuk atlet-atlet kita. Di bawah komando Letjen TNI Deddy Suryadi, TI Jateng selalu mendukung prestasi dan selalu memantau perkembangan atlet-atlet yang ada di pelatnas. Ini membuktikan bahwa Jateng menjadi salah satu provinsi yang terus memberikan kontribusi positif bagi perkembangan olahraga Indonesia," jelasnya.

Sementara itu, atlet taekwondo, Ariq mengakui tantangan yang bakal dihadapi Timnas Indonesia di event-event internasional tersebut bakal cukup berat. Selain atlet-atlet tuan rumah, tantangan lain yang perlu diwaspadai datang dari atlet nasional Italia.

"Atlet nasional dari Spanyol, Uzbekistan hingga Italia merupakan lawan-lawan cukup berat bagi kami. Tapi ini tentu bukan menjadi alasan kami untuk menyerah, kami akan berusaha maksimal membawa Merah Putih ke podium juara," tegas taekwondoin asal Semarang itu.

Editorial Team