Tim gabungan dari Polair, TNI AL dan Balai Taman Nasional Karimunjawa mengawasi standar keamanan di perahu wisata. (IDN Times/Dok Balai Taman Karimunjawa)
Ia menyebutkan para peserta lomban sudah diminta mengenakan jaket pelampung. Pihaknya memastikan acara pesta lomban di Karimunjawa mendapat pengawalan dari semua unsur terkait.
Adapun rute acara lomban dari dermaga timur Karimunjawa, kemudian 100 perahu mengarungi perairan menuju Pantai Tanjung Gelam. "Sampai di lokasi Tanjung Gelam kisaran jam 4 sore sebagai acara puncaknya," terangnya.
Untuk para wisatawan yang turut memeriahkan acara lomban dengan berlibur di pinggir pantai maupun snorkeling, pihaknya juga sudah melakukan breafing agar mereka memakai jaket pelampung dan tidak memaksakan diri menyelam jika punya penyakit asma maupun batuk.
"Bagi turis yang sakit asma dan batuk dianjurkan tidak melakukan penyelaman di bawah laut. Lalu para guide juga sebaiknya fokus memperhatikan kegiatan pengunjung. Satu guide maksimal mengampu tujuh orang," tutur Isay.