Penari di Pura Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah. IDNTimes/Larasati Rey
Selain bisa mengikuti workshop, berkunjung ke Pura Mangkunegaran tak lupa untuk mengunjungi museum Pura Mangkunegaran. Di dalam museum tersebut terdapat banyak benda peninggalan kerajaan yang yang dikumpulkan sejak tahun 1926. Museum Puro Mangkunegaran dibuka untuk umum pada tahun 1968 dan dikelola oleh Pariwisata Mangkunegaran, hingga sekarang benda-benda peninggalan masih masih terawat hingga sekarang.
Barang-barang bersejarah tersebut diletakkan di dalam etalase kaca sesuai dengan jenis dan fungsinya, diantaranya perhiasan milik raja dan permaisuri yang terbuat dari emas berupa anting, cincin, kalung, subang, gelang tangan, gelang bahu, jam, rantai, badong, dan perlengkapan menari. Selain itu, terdapat koleksi senjata seperti pedang, keris, tombak, dan perlengkapan berburu.
Museum Puro Mangkunegaran dibuka setiap hari Senin, Selasa, Rabu, Jumat dan Sabtu jam 08.30-14.30 WIB serta hari Kamis dan Minggu jam 08.30-14.00 WIB. Tiket masuk museum untuk wisatawan domestik sebesar Rp 20.000/orang dan wisatawan mancanegara sebesar Rp 40.000/orang (belum termasuk pemandu). Setiap pengunjung museum akan ditemani oleh seorang pemandu (guide) berkeliling bangunan-bangunan utama yakni Pendopo Ageng, Pringgitan, Dalem Ageng, Keputren, dan Pracimosono.