Ilustrasi Imlek (pexels.com/Photo by Ademir Web)
Berlokasi di Jalan Gang Talun, klenteng ini memiliki suasana yang tenang namun tetap megah.
Sejarah: Didirikan pada akhir abad ke-18 dan didedikasikan kepada Dewa Bumi (Fu De Zheng Shen atau Hok Tek Tjin Sin).
Keistimewaan: Dikenal karena keaslian dekorasinya. Banyak koleksi benda seni kuno di dalamnya yang masih terawat, seperti lukisan dinding dan altar kayu yang berumur ratusan tahun.
Tips Merayakan Imlek di Klenteng Semarang:
Hormati Ibadah: Meski banyak klenteng dibuka untuk wisata, tetaplah tenang dan tidak menghalangi umat yang sedang berdoa.
Pasar Semawis: Jangan lewatkan festival kuliner di sepanjang Jalan Gang Warung saat malam Imlek.
Waktu Berkunjung: Datanglah saat malam hari untuk melihat keindahan lampion yang menyala, atau pagi hari untuk menyaksikan ritual doa bersama.
Merayakan Imlek di Semarang belum lengkap tanpa berburu kuliner khas Pecinan seperti Lumpia Gang Lombok atau Wedang Tahu. Apakah Anda ingin saya rekomendasikan daftar tempat makan legendaris di sekitar klenteng-klenteng tersebut?