Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Fakta Geopark Kebumen, Bukti Jawa Berasal dari Dasar Laut!
Potret Geopark Karangsambung-Karangbolong (commons.wikimedia.org)
  • Geopark Karangsambung-Karangbolong di Kebumen menjadi laboratorium alam terbuka yang menampilkan batuan dasar samudra purba, bukti nyata proses pembentukan Pulau Jawa jutaan tahun lalu.
  • Kawasan ini menyimpan kaldera purba, fosil laut dalam, serta formasi geologis unik seperti lava bantal dan rijang yang membantu ilmuwan memahami sejarah geologi dan evolusi lingkungan laut purba.
  • Selain nilai ilmiah, Geopark Kebumen juga memperlihatkan harmoni budaya lokal melalui kerajinan batu, pengelolaan air tradisional, serta pesona pantai Karangbolong yang ikonik dan sakral.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ketika peta wisata Jawa Tengah terbentang, fokus seringkali tertuju pada kemegahan Candi Borobudur, keindahan Dataran Tinggi Dieng, atau keunikan Solo-Yogyakarta. Namun, di pesisir selatan, tersembunyi sebuah kawasan yang jauh lebih purba, sebuah laboratorium alam raksasa yang menyimpan kisah pembentukan Pulau Jawa itu sendiri yaitu Geopark Karangsambung-Karangbolong di Kabupaten Kebumen.

Kawasan ini bukan sekadar pegunungan dan pantai, melainkan sebuah jendela geologi terbuka yang menampilkan batuan-batuan yang berasal dari dasar samudra purba, terangkat dan terlipat jutaan tahun lalu. Geopark Kebumen menawarkan narasi geologi yang sangat kompleks, mulai dari batuan ophiolite yang langka, hingga fosil mikroorganisme laut dalam yang berusia puluhan juta tahun.

Keunikan ini telah membawa Geopark Karangsambung menjadi salah satu situs geologi terpenting di Indonesia. Wisatawan di sini tidak hanya disuguhi panorama alam yang indah, tetapi juga diajak melakukan perjalanan kembali ke masa Era Miosen, memahami bagaimana Jawa terbentuk dari dasar laut yang dalam.

Kawasan ini adalah perpaduan sempurna antara edukasi sains, kekayaan budaya, dan pesona pantai selatan Jawa yang menawan. Bersiaplah menelusuri lima fakta menakjubkan Geopark Kebumen yang dijamin akan mengubah total pandanganmu tentang sejarah alam Pulau Jawa.

1. Laboratorium alam terbuka dengan batuan dasar samudra purba

Potret Geopark Karangsambung-Karangbolong (commons.wikimedia.org)

Fakta paling mencengangkan dari Geopark Kebumen adalah perannya sebagai Laboratorium Alam Terbuka yang menyimpan koleksi batuan dasar samudra purba yang terangkat ke permukaan.

Kawasan ini merupakan tempat bertemunya lempeng-lempeng tektonik yang menghasilkan zona subduksi di masa lalu. Proses ini memaksa batuan-batuan laut dalam, seperti Ophiolite, Rijang, dan Batuan Melange, untuk terangkat ke permukaan. Batuan-batuan ini biasanya hanya ditemukan di dasar laut yang sangat dalam.

Di Kebumen, kamu bisa menyentuh dan melihat langsung batuan-batuan tersebut di sepanjang Sungai Luk Ulo. Koleksi geologis yang lengkap dan terawat ini menjadikan Karangsambung sebagai situs pendidikan geologi paling penting di Asia Tenggara, di mana para mahasiswa dan peneliti dari berbagai negara rutin melakukan studi lapangan.

2. Kaldera purba tersembunyi

Potret Geopark Karangsambung-Karangbolong (commons.wikimedia.org)

Meskipun saat ini dikenal dengan pegunungan dan pantai, Geopark Kebumen menyimpan jejak kaldera purba yang masif dan kini telah tererosi, khususnya di wilayah Karangsambung. Struktur kaldera ini menjadi bukti aktivitas vulkanik yang sangat dahsyat dan kompleks di bawah laut pada masa Oligosen hingga Miosen, sekitar 20 hingga 30 juta tahun yang lalu.

Batuan hasil letusan purba ini, seperti lava bantal dan breksi vulkanik, tersebar di seluruh kawasan. Lava bantal, yang memiliki bentuk unik menyerupai bantal, adalah bukti tak terbantahkan bahwa lava tersebut keluar dan membeku dengan cepat di bawah air. Mempelajari sisa-sisa kaldera ini memberikan pemahaman tentang dinamika geologi masa lalu yang membentuk morfologi dan kesuburan tanah di wilayah Kebumen saat ini.

3. Fosil laut dalam dan Mikroorganisme Miosen

Potret Geopark Karangsambung-Karangbolong (commons.wikimedia.org)

Geopark Karangsambung-Karangbolong adalah surga bagi para ahli paleontologi karena menyimpan banyak fosil laut dalam dan mikroorganisme yang hidup di Era Miosen. Ditemukan banyak fosil unik seperti foraminifera dan radiolaria di dalam batuan rijang dan serpih.

Fosil-fosil ini adalah sisa-sisa organisme yang hidup di kedalaman laut yang sangat gelap dan dalam. Keberadaan fosil-fosil ini sangat penting karena membantu ilmuwan menentukan usia pasti batuan dan merekonstruksi kondisi lingkungan laut purba di kawasan tersebut sebelum terangkat menjadi daratan. Fosil-fosil ini dapat dilihat di kawasan penelitian Karangsambung dan di beberapa singkapan batuan yang terbuka di sepanjang sungai dan tebing.

4. Pantai Karangbolong

Potret Geopark Karangsambung-Karangbolong (commons.wikimedia.org)

Kawasan pantai Geopark Kebumen, khususnya Pantai Karangbolong dan sekitarnya, menawarkan panorama pantai selatan yang unik dengan formasi geologis yang spektakuler. Nama Karangbolong sendiri berasal dari gua besar yang menembus dinding tebing karang di tepi pantai, terbentuk akibat erosi air laut selama ribuan tahun.

Dinding tebing di sepanjang pantai ini sebagian besar terdiri dari batu gamping yang terangkat. Selain keindahan visualnya, kawasan Karangbolong juga terkenal sebagai salah satu sentra penghasil sarang burung walet yang dikelola secara tradisional dan sakral. Kombinasi ombak selatan yang dramatis dengan tebing karang yang bergua menjadikan wilayah pesisir ini menarik untuk wisata alam, petualangan, sekaligus studi geologi pesisir.

5. Jejak budaya perajin batu dan kearifan lokal pengelolaan air

Potret Geopark Karangsambung-Karangbolong (commons.wikimedia.org)

Kekayaan geologis Geopark Kebumen secara langsung memengaruhi budaya dan mata pencaharian masyarakat lokal. Batuan-batuan di sepanjang Sungai Luk Ulo yang melimpah, seperti batu gamping dan batu andesit, telah dimanfaatkan oleh masyarakat Kebumen sebagai bahan bangunan dan kerajinan batu.

Kawasan ini dikenal sebagai pusat perajin batu yang menghasilkan berbagai produk, mulai dari batu nisan, ornamen, hingga bahan konstruksi. Selain itu, masyarakat di daerah karst Geopark juga memiliki kearifan lokal yang unik dalam pengelolaan sumber daya air. Mereka membangun sistem embung atau penampungan air tradisional untuk mengatasi masalah kekeringan, yang merupakan bentuk adaptasi budaya terhadap kondisi geologis daerah. Interaksi antara batuan, air, dan manusia ini menjadi warisan tak benda yang melengkapi nilai Geopark Kebumen.

Geopark Karangsambung-Karangbolong adalah sebuah buku sejarah bumi yang terbuka, tempat di mana kita bisa menyentuh batuan dasar samudra purba yang berusia puluhan juta tahun. Ia adalah sintesis sempurna antara edukasi geologi kelas dunia, situs paleontologi yang kaya, dan keindahan pesisir selatan Jawa yang dramatis.

Dengan pengakuan UNESCO, Geopark Kebumen menegaskan bahwa ia bukan hanya permata lokal, tetapi jendela penting untuk memahami evolusi Pulau Jawa. Kunjungan ke Kebumen adalah perjalanan ilmiah yang diselimuti petualangan, dijamin akan mengubah caramu memandang bentang alam Jawa Tengah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team