Semarang, IDN Times - Perayaan Hari Batik Nasional rupanya menjadi momentum bagi para perajin untuk berlomba-lomba mengenalkan ragam kreasinya kepada masyarakat luas.
Salah satunya dilakukan seorang perajin batik di Salatiga. Adalah Sri Mulyani, warga Jalan Merbabu RT 04/RW VI, Nobowetan, Noborejo, Kecamatan Argomulyo, yang belakangan ini begitu getol membuat batik motif batok bolu yang jadi ciri khas Salatiga.
Ia yang awalnya bergelut dalam usaha kuliner, tergelitik untuk belajar nyanting secara otodidak. Mula-mula ia belajar lewat kanal YouTube.
"Awalnya asal-asalan, yang penting membuat batik. Tapi ternyata, membuat batik tidak boleh asal-asalan karena batik tidak hanya sekadar menggoreskan lilin malam ke kain, ada filosofi dan nilai yang terkandung," akunya, saat ditemui di sela kegiatan membatiknya, Rabu (2/10).