Comscore Tracker

7 Objek Wisata di Karanganyar yang Sudah Kembali Dibuka  

Ditutup selama masa pandemi COVID-19.

Karanganyar, IDN Times - Tujuh obejek wisata yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar resmi dibuka. Ketujuh objek wisata tersebut yakni Candi Sukuh, Candi Ceto, Bukit Sekipan, Air Terjun Pringgodani, Taman Saraswati, Pendakian Gunung Lawu, dan Museum Dayu.

Namun untuk berkunjung ke tujuh kawasan tersebut, para wisatawan wajib mengikuti aturan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Pemkab Karanganyar.

Baca Juga: Buka 19 Juni Kebun Binatang Jurug Solo Hanya Boleh Dikunjungi Usia 18+

1. Candi Sukuh

7 Objek Wisata di Karanganyar yang Sudah Kembali Dibuka  ksmtour.com

Candi Sukuh merupakan kompleks Candi Hindu yang terletak di wilayah Desa Berjo, Ngargoyoso, Karanganyar. Candi ini memiliki hiasan relief yang erotis, termasuk relief yang berbentuk alat kelamin pria dan wanita.

Candi Sukuh ini bentuknya menyerupai Piramida Suku Aztec di Meksiko. Selain disuguhi candi, para wisatawan juga bisa menikmati suasana sejuk dari atas candi, dan melihat pemandangan hamparan kebun teh di Kemuning, Ngargoyoso.

Untuk masuk ke kawasan candi ini pengunjung wajib memakai kain poleng. Kain ini berfungsi untuk menghormati kesucian candi cetho. Dimana, candi ini juga dipakai untuk sarana peribadatan. Objek wisata ini buka mulai pukul 07.00 hingga 17.00, dengan harga tiket masuk sebesar Rp 7.000,- per orang.

2. Candi Cetho

7 Objek Wisata di Karanganyar yang Sudah Kembali Dibuka  flickr.com/Joe Wongkar

Candi Ceto juga merupakan candi agama Hindu, yang terletak di Desa Ceto, Jenawi, Karanganyar. Candi ini dibangun pada masa akhir era Majapahit.

Candi ini sering dijuluki candi diatas awan, karena berada di atas ketinggian 1.496 mdpl. Candi ini berbentuk sebuah reruntuhan dengan 14 teras yang memanjang dari barat ke Timur. Struktur yang bertingkat di duga kuat merupakan kultur budaya Nusantara dengan Hinduismenya.

Harga tiket masuk untuk kawasan ini sebesar Rp 7.000,- untuk wisatawan dalam negeri. Dan Rp 25.000,- untuk wisatawan luar negeri. Wisatawan akan mendapatkan kain Poleng.

3. Bukit Sekipan

7 Objek Wisata di Karanganyar yang Sudah Kembali Dibuka  IDN Times/Larasati Rey

Bukit Sekipan merupakan kawasan vila yang berada di lereng Gunung Lawu, lokasi terebut ada di Kalisoro, Tawangmangu, Karanganyar.

Bukit ini bisa dijadikan sebagai salah satu wahana wisata keluarga, selain menyediakan banyak kawasan vila, di bukit tersebt juga terdapat objek wisata Bukit Sekipan yang dikenal memiliki banyak miniatur kota di dunia. Dengan membayar tiket Rp 50.000,- pengujung bisa menikmati wahana permainan disana.

Selain itu, di kawasan atas bukit juga terdapat lokasi perkemahan dan out bond.

4. Air Terjun Pringgondani

7 Objek Wisata di Karanganyar yang Sudah Kembali Dibuka  Youtube.com

Air Terjun Pringgondani berada di desa Blumbang, Tawangmangu, Karanganyar. Air terjun ini dikenal sebagai sebuah air terjun petilasan atau pertapaan Pringgodani milik Eyang Kacanegara.

Di kawasan tersebut terdapat sebuah rumah joglo yang seringkali dijadikan tempat sakral oleh orang-orang dengan kepercayaan tertentu. Di sebelahnya ada juga mata air sendang pengantin. Kabarnya mata air ini juga disakralkan. Jumlahnya ada tujuh mata air dan muncul dari lereng bukit.

Disisi lain air terjun tersebut juga menawarkan keindahan, dengan 2 tingkat air terjun serta tinggi lebih dari 100 m, air terjun ini jauh lebih tinggi dan lebih spektakular daripada Air Terjun Grojogan Sewu yang lebih dulu dikenal.

Untuk masuk ke kawasan objek wisata ini gratis tidak dipungut biaya.

5. Taman Saraswati

7 Objek Wisata di Karanganyar yang Sudah Kembali Dibuka  tripadvisor.co.id

Objek wisata ini bisa ditakan baru, lantaran baru diresmikan pada tahun 2007. Taman ini berlokasi di kompleks Candi Ceto.

Puri Taman Saraswati berfungsi sebagai tempat pemujaan keagamaan bagi Umat Hindu sekaligus sebagai obyek wisata. Titik fokus obyek wisata ini beupa keindahan Patung Dewi Saraswati, yang sengaja didatangkan langsung dari Gianyar Bali.

Bagian puri yang pertama diinjakkan kaki pengunjung adalah halaman puri yang dikelilingi beberapa bangunan penting seperti bangunan utama Puri Saraswati, pura peribadatan, dan sumber mata air yang dikeramatkan bernama Sendang Pundi Sari.

Harga Tiket masuk di Taman Saraswati sebesar Rp 3.000,- dengan jam buka mulai pukul 09.30 WIB.

6. Gunung Lawu

7 Objek Wisata di Karanganyar yang Sudah Kembali Dibuka  Instagram.com/rezza_mh

Gunung Lawu berada di perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Gunung ini masuk dalam katagori gunung tidak aktif, dan berstatus gunung api istirahat, diperkirakan gunung ini meletus terakhir kali pada 28 November 1885 silam.

Dengan memiliki pemandnagan yang indah dari puncak gunung, tak khayal gunung ini menjadi primadona para pendaki. Gunung ini memiliki ketinggian 3.265 mdpl. Gunung Lawu memiliki tiga puncak, Puncak Hargo Dalem, Hargo Dumiling dan Hargo Dumilah.

Terdapat lima jalur pendakian di gunung tersebut yakni via Cemoro Sewu, via Cemoro Kandang, via Candi Ceto, via Jogorogo, dan via Singo Langu. Untuk mendaki ke gunung tersebut para pendaki wajib membayar tiket masuk sebesar Rp 20.000,- per orang.

7. Museum Dayu

7 Objek Wisata di Karanganyar yang Sudah Kembali Dibuka  nationalgeographic.co.uk

Museum Dayu merupakan museum purbakala yang berada di Desa Dayu, Gondangrejo, Karanganyar. Museum Dayu juga tidak lepas dari sejarah museum sangiran dan banyak menyimpan bukti –bukti peninggalan purbakala sejak jutaan tahun silam, bahkan masih ada kemungkinan bahwa peninggalan manusia purba tersebut masih akan dapat ditemukan pada situs – situs ini.

Di museum tersebut wisatawan dapat melihat berbagai koleksi purbakalai diantaranya berapda di ruang anjungan Notopuro memuat koleksi fosil tulang paha (femur) Elephantidae, pada anjungan Kabuh ada koleksi fosil tengkorak (cranium) Benteng Bibos Paleosondaicus, sedangkan anjungan Grezbank memiliki koleksi gading gajah (incisivus) Elephantidae.

Ruang anjungan Kabuh yang isinya hampir sama. Tengkorak banteng purba yang ada di anjungan ini ditemukan pada 10 Oktober 1996 di Garas, Brangkal, Gemolong oleh Lasimin, Sukidi dan Suginem.

Dan ruang anjungan Grezbank yang berisi fragmen fosil gading gajah purba, yang ditemukan oleh Purwanto pada 28 Maret 2014 di Glagahombo, Ngebung, Kalijambe, Sragen.

Museum ini dibuka mulai pukul 08.00 WIB, dengan tiket masuk sebesar Rp 5.000,-.

Baca Juga: Harimau Kebun Binatang Serulingmas Banjarnegara Lahirkan Seekor Anak

Topic:

  • Larasati Rey
  • Bandot Arywono

Berita Terkini Lainnya