Purbalingga, IDN Times - Musim hujan telah tiba. Cuaca terik sepanjang musim kemarau berganti mendung. Udara panas sepanjang siang dan malam berganti sejuk, bahkan sesekali dingin.
Sop Buntut Warjau Kuliner Purbalingga Cocok Disantap di Musim Hujan

1. Pas disantap saat musim hujan
Menghadapi cuaca di musim hujan yang basah dan dingin, bakalan pas banget kalau kita menyantap menu-menu yang menghangatkan badan. Ngomongin menu penghangat tubuh, yang terlintas ya menu-menu yang berkuah, panas, gurih dan pedas.
Nah semua imaji itu tertuang dalam semangkuk sup panas yang disajikan saat uapnya masih mengepul. Menyembulkan aroma gurih dari kaldu daging sapi atau ayam yang masih segar.
Pertanyaannya di mana mencari tempat yang menyajikan menu sup seperti itu. Tenang. Berbicara soal sup, di Purbalingga ada tempat makan yang dikenal karena supnya, yaitu Warjau Resto and Cafe.
2. Resep rumahan warisan orangtua
Sup buntut dan iga bakar jadi menu andalan di rumah makan ini sejak pertama berdiri. Riefan AB, si pemilik, mengatakan resep sup buntut dan iga bakar berasal dari dapur rumah nenek dan kakeknya.
"Jadi nenek sama kakek suka banget sama sup, nah waktu itu ibu buka bisnis kuliner. Jadi disaranin sama nenek supaya ibu bikin menu sup sama iga bakar, pake resepnya nenek," kata dia.
Untuk mengetehui kedahsyatan sup buntut dan iga bakar khas Warjau, IDN Times mencoba dua menu itu. Sekilas tampilan sup buntut tak jauh berbeda dengan sup pada umumnya.
Tetapi begitu uap dari kuah mengepul dan tertangkap indra penciuman, aroma gurih kaldu berpadu dengan bumbu rempah dan bawang goreng langsung menyergap. Pikiran dalam sekejap gelap, tak sabar menyeruput kuah panas yang masih mengepulkan uap.
Begitu kuah diseruput, lalu dikecap barang sekejap, lezatnya terasa nyata. Lidahpun bergoyang. Gurih kaldu sapi melebur bersama bumbu rempah-rempah dari alam Indonesia yang khas.
Untuk yang gemar dengan cita rasa pedas, tersedia sambal kecap. Sambal bisa langsung dituangkan ke dalam sop atau bisa di atas nasi putih hangat. Pedasnya sama-sama nendang.
3. Iga bakar nan empuk
Sementara iga bakar dimasak dengan pembakaran yang merata, sehingga tingkat kematangan juga merata. Daging yang melekat di tulang dengan mudah dikelupas. Ketika disantap, tekstur daging terasa lembut dengan rasa gurih, manis dan asin yang pas.
Untuk yang suka pedas, cocol daging ke dalam sambal kecap lalu langsung santap. Jangan buru-buru ditelan karena dagingnya yang lembut, tetapi nikmati dulu rasanya. Biarkan lidah dimanjakan dengan kualitas daging dan resep warisan khas rumahan.
Riefan AB, owner, mengatakan, per tanggal 9 Desember lalu Warjau yang semula populer sebagai restoran dan karaoke menambah lini bisnisnya menjadi Warjau Resto and Cafe.
"Sekarang karaoke sendiri, restorannya di sini. Ditambah lagi ada cafenya untuk para milenial," kata dia.
4. Es kopi
Di cafe, ada menu es kopi Warjau sebagai menu yang paling nge-hits. Es kopi ini memadukan kopi yang disarikan dengan mesin espresso dan dipadukan dengan susu sapi segar dan gula aren.
Perpaduan ketiganya membuat tampilan es kopi ini makin cantik dengan tiga lapisan warna. Pada lapisan dasar ada warna merah gula aren yang dilelehkan. Di tengah ada putih susu sapi segar dan di permukaan ada warna cokelat gelap dari espresso.
"Untuk dapet rasa maksimal, minumnya juga bisa mulai dari bawah terus naik ke atas. Ada manis aren, gurih susu sapi segar dan pahit espresso. Atau kalau mau langsung diaduk juga bisa. Sama-sama mantap," kata dia.
Selain ketiga bahan itu, Riefan mengatakan ada resep rahasia lain yang membuat es kopi rackan ibunya itu menjadi spesial. Namun ia enggan menyebut resep tambahan yang menjadi pembeda dengan es kopi di tempat lain. "Itu biar jadi rahasia dapur saja," kata dia disusul tawa ringan.
Untuk menambah nikmat, Warjau juga merias cafe dengan tema memadukan classic dan industrial. Di berbagai sudut ruang juga dihias dengan seni mural dengan pilihan warna monokrom.
"Yang suka berselancar kami juga menyediakan wifi, jadi bisa selfie sekaligus update status di medsos," ujar dia.
5. Diskon 20 persen
Bagi yang ingin mengecap menu-menu di Warjau bisa datang ke alamat Jl Letnan Sudani, Karangsentul, Padamara, Purbalingga. Warjau memberi diskon 20 persen dari tanggal 4 hingga 18 Desember 2019.