Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

5 Tanaman Hias yang Bisa Menghasilkan Cahaya di Malam Hari

ilustrasi arabidopsis (pixabay.com/Nennieinszweidrei)
ilustrasi arabidopsis (pixabay.com/Nennieinszweidrei)

Tanaman hias biasanya dipilih karena warna daun atau bentuk bunganya yang menarik. Tapi ternyata, ada juga tanaman yang punya kemampuan langka: bisa menyala atau memancarkan cahaya di kegelapan malam. Efek cahaya ini bukan sekadar trik lampu, tapi memang berasal dari reaksi alami dalam tanaman atau hasil rekayasa bioteknologi.

Meski belum semua bisa ditemui bebas di pasaran, beberapa tanaman ini sudah mulai jadi incaran para pencinta tanaman unik dan ilmuwan yang ingin menjelajahi potensi alami. Tanaman yang bisa menyala ini bukan cuma indah, tapi juga bisa bikin suasana rumah atau taman jadi lebih magis dan futuristik.

1. Jamur bioluminesen (mycena chlorophos)

potret mycena chlorophos (commons.wikimedia.org/Anonymous Powered)
potret mycena chlorophos (commons.wikimedia.org/Anonymous Powered)

Meski bukan tanaman sejati, jamur ini sering dipakai sebagai bagian dari taman hias karena kemampuannya menyala dalam gelap. Mycena chlorophos memancarkan cahaya hijau lembut dari bagian tubuhnya, terutama di malam hari. Biasanya tumbuh di tempat lembap dan gelap, seperti batang kayu lapuk atau tanah basah.

Di Jepang dan beberapa negara tropis, jamur ini tumbuh alami di hutan-hutan. Kalau dirawat dengan benar, jamur ini bisa jadi elemen dekorasi yang estetik dan unik buat terrarium atau sudut ruangan temaram.

2. Tanaman tembakau transgenik bercahaya

ilustrasi tanaman tembakau (pixabay.com/fetcaldu)
ilustrasi tanaman tembakau (pixabay.com/fetcaldu)

Lewat rekayasa genetika, para peneliti berhasil menciptakan tanaman tembakau yang bisa memancarkan cahaya hijau alami. Cahaya ini berasal dari gen bakteri bercahaya yang disisipkan ke dalam DNA tanaman.

Walau belum dijual bebas, teknologi ini sudah membuka peluang besar untuk menciptakan taman malam yang benar-benar bercahaya tanpa bantuan lampu. Tanaman seperti ini bisa jadi awal dari revolusi tanaman hias masa depan yang estetik dan fungsional. Bayangkan punya pot di ruang tamu yang bersinar tanpa harus dinyalakan.

3. Firefly petunias (petunia modifikasi bioluminesen)

ilustrasi firefly petunias (pexels.com/markus winkler)
ilustrasi firefly petunias (pexels.com/markus winkler)

Tanaman petunia yang dimodifikasi secara genetika dengan gen dari bakteri bercahaya juga bisa menghasilkan cahaya halus. Warna bunganya yang cerah di siang hari berpadu dengan pancaran lembut di malam hari bikin tanaman ini tampak seperti di dunia fantasi.

Proyek pengembangannya masih dalam tahap pengujian, tapi konsepnya udah bikin banyak orang penasaran. Cahaya yang dihasilkan cukup buat terlihat di ruangan gelap, dan makin lama dipelajari makin stabil intensitasnya. Tanaman ini bisa jadi dekorasi indah tanpa bantuan cahaya buatan.

4. Arabidopsis glow (model tanaman percobaan bercahaya)

ilustrasi arabidopsis (pixabay.com/Nennieinszweidrei)
ilustrasi arabidopsis (pixabay.com/Nennieinszweidrei)

Arabidopsis adalah tanaman kecil yang sering dijadikan objek percobaan biologi karena cepat tumbuh dan mudah dimodifikasi. Beberapa versi modifikasi terbaru membuatnya bisa menyala secara alami dengan bantuan enzim khusus dari jamur. Walaupun ukurannya kecil, tanaman ini bisa menyala dengan cahaya lembut yang tampak di tempat gelap.

Tanaman ini lebih banyak ditemukan di laboratorium, tapi bukan gak mungkin dalam waktu dekat bisa hadir di pasaran. Si mungil ini membuktikan kalau dunia tanaman hias bisa punya masa depan yang menyala terang.

5. Glowing algae (ganggang bercahaya)

potret glowing algae (commons.wikimedia.org/Coughdrop12)
potret glowing algae (commons.wikimedia.org/Coughdrop12)

Ganggang bercahaya seperti dinoflagellata bisa kamu pelihara dalam wadah kaca atau akuarium mini, dan mereka akan memancarkan cahaya biru saat terganggu gerakan. Meskipun bukan tanaman darat, mereka sering dijadikan dekorasi alami di rumah karena efek cahayanya yang dramatis.

Cukup simpan di tempat gelap dan goyangkan sedikit, kamu bisa lihat bagaimana 'lampu alami' ini menyala sebentar. Mereka mudah dirawat dengan air laut buatan dan sedikit pencahayaan siang hari. Tanaman laut satu ini benar-benar bisa jadi centerpiece yang beda dari yang lain.

Tanaman yang bisa menghasilkan cahaya alami memang belum umum, tapi jelas menunjukkan kalau dunia botani dan teknologi terus berkembang. Beberapa berasal dari alam, seperti jamur dan ganggang, sementara lainnya adalah hasil eksplorasi bioteknologi yang makin canggih. Meski belum semua bisa dibeli bebas, kehadiran tanaman bercahaya ini membuka jalan buat tren dekorasi rumah yang ramah lingkungan dan magis. Kalau kamu tertarik punya tanaman yang bisa nyala sendiri di malam hari, sekarang saatnya mulai cari tahu dan bersiap menyambut masa depan tanaman hias yang makin canggih!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono
Follow Us