Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

5 Diet Populer di Media Sosial, Mana yang Paling Efektif?  

ilustrasi diet (freepik.com/freepik)
ilustrasi diet (freepik.com/freepik)
Intinya sih...
  • Diet keto efektif untuk turun berat badan cepat dengan mengurangi karbohidrat dan meningkatkan lemak, namun butuh komitmen tinggi dan bisa menyebabkan efek samping seperti lemas atau pusing.
  • Diet vegan bermanfaat untuk kesehatan dan lingkungan, tapi perlu perencanaan nutrisi yang matang karena menghindari produk hewani dan risiko kekurangan protein, vitamin B12, dan zat besi.
  • Intermittent fasting (IF) dapat membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan metabolisme dengan periode makan dan puasa, tetapi tidak cocok bagi orang dengan riwayat maag atau gangguan makan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Di era digital seperti sekarang, media sosial jadi tempat paling asyik buat cari inspirasi, termasuk soal diet. Banyak orang share pengalaman mereka mencoba berbagai jenis diet, mulai dari yang bikin kurus cepat sampai yang katanya bisa bikin hidup lebih sehat. Tapi, nggak semua diet itu cocok buat semua orang. Ada yang berhasil, ada juga yang cuma bikin stres. Nah, biar nggak bingung, yuk kita bahas 5 diet populer di media sosial dan cari tahu mana yang paling efektif!

Sebelum mulai, penting diingat bahwa setiap tubuh punya kebutuhan yang berbeda-beda. Diet yang berhasil buat satu orang, belum tentu cocok buat yang lain. Jadi, selalu konsultasi ke ahli gizi atau dokter sebelum mencoba diet baru, ya. Sekarang, mari kita telusuri satu per satu!

1. Diet keto

ilustrasi diet (vecteezy.com/bestyy38105321)
ilustrasi diet (vecteezy.com/bestyy38105321)

Diet keto atau ketogenic diet udah jadi primadona di media sosial, terutama buat yang pengen turunin berat badan dengan cepat. Prinsipnya sederhana yaitu mengurangi asupan karbohidrat dan meningkatkan konsumsi lemak. Dengan begitu, tubuh masuk ke keadaan ketosis, di mana lemak dibakar jadi energi. Dilansir dari Harvard Health, diet ini memang efektif buat turunin berat badan dalam waktu singkat.

Tapi, diet keto nggak semudah yang dibayangin. Banyak yang ngeluh efek sampingnya, kayak lemas, pusing, atau bahkan "keto flu" di awal-awal. Selain itu, diet ini juga butuh komitmen tinggi karena harus mengurangi karbo secara drastis. Buat yang hobi makan nasi atau mie, siap-siap tantangan berat nih!

2. Diet vegan

ilustrasi diet (freepik.com/prostooleh)
ilustrasi diet (freepik.com/prostooleh)

Diet vegan nggak cuma sekadar tren, tapi juga gaya hidup yang punya banyak manfaat buat kesehatan dan lingkungan. Diet ini menghindari semua produk hewani, termasuk daging, susu, dan telur. Dilansir dari National Institute of Health, diet vegan bisa bantu turunin risiko penyakit jantung, diabetes, dan obesitas.

Tapi, jadi vegan nggak semudah itu. Perlu perencanaan matang biar kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi, terutama protein, vitamin B12, dan zat besi. Banyak yang akhirnya gagal karena nggak bisa konsisten atau nggak tahu cara mengganti nutrisi dari sumber nabati. Jadi, pastikan buat cari informasi lengkap sebelum memulai!

3. Intermittent fasting

ilustrasi diet (freepik.com/freepik)
ilustrasi diet (freepik.com/freepik)

Intermittent fasting (IF) jadi salah satu diet yang paling sering dibahas di TikTok dan Instagram. Cara kerjanya simpel, ada periode makan dan periode puasa. Misalnya, metode 16:8, di mana kita puasa selama 16 jam dan makan dalam waktu 8 jam. Dilansir dari Healthline, IF bisa bantu turunin berat badan dan meningkatkan metabolisme.

Tapi, intermittent fasting nggak cocok buat semua orang. Buat yang punya riwayat maag atau gangguan makan, diet ini bisa bikin kondisi makin parah. Selain itu, penting juga buat tetap makan makanan bergizi selama periode makan. Jangan sampai puasa seharian, eh malah balas dendam sama junk food!

4. Diet paleo

ilustrasi diet (freepik.com/freepik)
ilustrasi diet (freepik.com/freepik)

Diet paleo terinspirasi dari pola makan manusia zaman prasejarah, yang cuma makan makanan alami seperti daging, ikan, sayuran, dan buah. Dilansir dari Mayo Clinic, diet ini bisa bantu turunin berat badan dan mengurangi risiko penyakit kronis. Prinsipnya sih simpel yaitu hindari makanan olahan dan gula.

Tapi, diet paleo bisa bikin kantong jebol karena harus beli bahan-bahan segar dan organik. Selain itu, nggak semua orang cocok sama diet ini, apalagi buat yang nggak suka makan daging. Jadi, pastikan buat pertimbangkan baik-baik sebelum mencoba.

5. Diet mediterania

ilustrasi diet (freepik.com/pvproductions)
ilustrasi diet (freepik.com/pvproductions)

Diet mediterania sering disebut-sebut sebagai diet terbaik di dunia. Pola makannya fokus pada sayuran, buah, kacang-kacangan, ikan, dan minyak zaitun. Dilansir dari Brown University Health, diet ini nggak cuma bantu turunin berat badan, tapi juga meningkatkan kesehatan jantung dan otak.

Yang bikin diet ini menarik adalah fleksibilitasnya. Nggak ada pantangan ketat, jadi lebih mudah buat diikuti dalam jangka panjang. Tapi, tetap perlu perhatian khusus buat porsi dan kualitas makanan. Jangan sampai kelebihan kalori karena terlalu banyak makan kacang atau minyak zaitun, ya!

Dari kelima diet di atas, mana yang paling efektif? Jawabannya tergantung kebutuhan dan kondisi tubuh masing-masing. Diet keto mungkin cocok buat yang pengen turunin berat badan cepat, sementara diet mediterania lebih cocok buat yang pengen hidup sehat jangka panjang.

Yang paling penting, jangan sampai terjebak sama tren tanpa tahu risikonya. Selalu dengarin tubuh dan konsultasi ke ahli gizi sebelum memutuskan mencoba diet baru. Ingat, kesehatan itu investasi jangka panjang, bukan cuma buat penampilan aja. Jadi, pilih yang bikin tubuh dan hati senang, ya!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Daffa A.N
EditorDaffa A.N
Follow Us