Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

7 Cara Menanggapi Pasangan yang Sedang Curhat, Dengarkan!

ilustrasi pasangan (unsplash.com/Edward Cisneros)
ilustrasi pasangan (unsplash.com/Edward Cisneros)
Intinya sih...
  • Setiap hubungan memerlukan komunikasi yang terbuka dan jujur
  • Penting untuk mendengarkan pasangan saat curhat atau deeptalk
  • Kenyamanan dalam berkomunikasi adalah kunci utama dalam menjaga hubungan yang awet
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Setiap hubungan harus ada komunikasi di dalamnya, hal itu penting untuk menjaga kelanggengan bersama. Nah, komunikasi adalah kunci utamanya, maka selalu hadirkan cerita-cerita yang harus diungkapkan, seperti deeptalk atau curhat.

Pasangan lagi curhat, tentu kita harus mendengarkannya. Selain itu, ada beberapa hal lain yang harus dilakukan juga saat pasangan lagi bercerita atau pun curhat. Contohnya seperti di bawah ini.

1. Kalau pasangan lagi curhat, hindari memotong pembicaraannya. Dia gak akan nyaman jika obrolannya di dahului

Ilustrasi belajar berbicara bahasa (educations.com)
Ilustrasi belajar berbicara bahasa (educations.com)

2. Pasangan lagi berbicara, sebisa mungkin untuk tidak sibuk dengan hp sendiri. Perhatikan dia!

ilustrasi pasangan (unsplash.com/Cody Black)
ilustrasi pasangan (unsplash.com/Cody Black)

3. Kalau ceritanya belum selesai, jangan dulu dikasih solusi, jadinya seperti memaksakan gitu

ilustrasi pasangan (pexels.com/Samira M.va)
ilustrasi pasangan (pexels.com/Samira M.va)

4. Pasangan lagi curhat tentang masalahnya, jangan pernah menyepelekannya. Bantulah dia

ilustrasi pasangan (unsplash.com/Candice Picard)
ilustrasi pasangan (unsplash.com/Candice Picard)

5. Doi lagi curhat otomatis ia lagi mengutarakan keluh-kesahnya, jadi jangan sekali-kali menyalahkan dirinya

ilustrasi ngobrol (pexels.com/Pavel Danilyuk)
ilustrasi ngobrol (pexels.com/Pavel Danilyuk)

6. Selama pasangan lagi curhat, empati-lah dengan perasaanya. Validasikan perasaannya agar ia makin tenang

ilustrasi pasangan (unsplash.com/Edward Cisneros)
ilustrasi pasangan (unsplash.com/Edward Cisneros)

7. Coba untuk hadir sepenuhnya dalam ceritanya. Selalu jadi tempat nyaman untuk bercerita

ilustrasi pasangan (unsplash.com/Centre for Ageing Better)
ilustrasi pasangan (unsplash.com/Centre for Ageing Better)

Hubungan yang awet juga ada peraturannya, yaitu saling menjaga komunikasi satu sama lain. Di dalam komunikasi itu, harus ada kenyamanan untuk berhubungan contohnya di atas tadi.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gebialya
EditorGebialya
Follow Us