TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Penuh Haru, Pemakaman Staf KPU Asal Banyumas yang Dibunuh di Yahukimo

Dimakamkan di Godean Yogyakarta

Istimewa

Banyumas, IDN Times – Suasana haru mewarnai pemakaman Henry Jovinsky (24), Staf KPU Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua asal Kabupaten Banyumas di Godean, Sleman, Yogyakarta, Kamis (13/8/2020).

Henry dibunuh orang tidak dikenal saat perjalanan pulang setelah mengantar obat untuk keluarga rekannya pada Selasa (11/8/2020).

Baca Juga: KPU RI Minta Polisi Usut Tuntas Pelaku Pembunuhan Staf KPU Yahukimo

1. Dihadang orang bersenjata tajam

Istimewa

Henry berboncengan dengan rekan kerjanya di KPU yang merupakan warga asli Yahukimo. Perjalanan mengantar obat ke rumah rekannya berjalan lancar. Namun saat pulang, mereka dihadang orang tidak dikenal.

Setelah sempat berbincang, tiba-tiba orang tak dikenal itu mengeluarkan senjata tajam. Ia kemudian melukai Henry dengan senjata tajam itu hingga meninggal dunia. Sementara rekannya berhasil kabur dan selamat.

Pada Rabu (12/8/2020) sore, Ketua KPU Banyumas Imam Arif menerima kabar kematian Henry dari KPU Provinsi Jawa Tengah. Imam kemudian menugaskan komisioner  KPU Divisi SDM, Yasum Surya Mentari dan Kepala Subbag Keuangan Umum dan Logistik Subrantas Adhy Candra untuk menyampaikan kabar duka ini kepada keluarga di Desa Kedungmalang, Kecamatan Sumbang, Banyumas.

“Kami berkoordinasi dengan RT dan RW setempat, menyiapkan diri seandainya pemakaman di sini, kami bersiap memfasilitasi,” kata Imam.

2. Keluarga syok mendengar kabar kematian Henry

Istimewa

Vivin Monika, ibu kandung Henry dan Helga Mola Jovinska (17) adik kandung Henry, histeris ketika mendengar kematian putranya. Keluarga sangat terkejut karena kepergian Henry yang begitu mendadak.

“Kaget banget, gak nyangka,” kata Helga.

Yasum yang menyampaikan kabar ini mengaku tak sampai hati menjelaskan detail peristiwa yang menimpa Henry. Yasum kemudian membantu keluarga berkomunikasi dengan KPU Papua dan Yahukimo untuk mengonfirmasi kebenaran kabar ini. Dari hasil konfirmasi ini, pihak keluarga mendengar langsung kebenaran musibah yang menimpa Henry.

Setelah berembug, keluarga menghendaki jenazah Henry dimakamkan di Godean, Sleman, Yogyakarta, tempat tinggal keluarga besar Henry. Jenazah Henry diterbangkan dari Sentani ke Jakarta pada Rabu (12/8/2020). Setelah sampai di Jakarta, jenazah dibawa langsung ke Yogyakarta melalui jalur darat.

KPU Banyumas berkoordinasi dengan KPU Sleman untuk memfasilitasi pemakaman Henry. KPU Sleman berkomunikasi dengan pemerintah desa untuk meyakinkan Henry meninggal bukan karena sakit.

“Karena saat ini sedang ramai wabah, KPU Sleman berkomunikasi dengan pemerintah desa agar pemakaman berjalan lancar,” kata Yasum.

KPU Banyumas juga memfasilitasi kendaraan untuk transportasi keluarga dari Banyumas ke Yogyakarta. KPU Banyumas menyediakan dua mobil untuk mengantar keluarga. Mereka berangkat Rabu (12/8/2020) pukul 07.00 WIB dari Banyumas.

Baca Juga: KPU: Peserta Pilkada Harus Izin Satgas COVID-19 untuk Kampanye Terbuka

Berita Terkini Lainnya