Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

2.876 Desa di Jateng Siap Gelar Musdesus Untuk Kopdes Merah Putih

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi bersama jajaran forkopimda Klaten saat seremonial penanaman padi di Trucuk. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi bersama jajaran forkopimda Klaten saat seremonial penanaman padi di Trucuk. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)

Semarang, IDN Times - Pemprov Jawa Tengah mengebut pembentukan koperasi desa (kopdes) merah putih di 35 kabupaten/kota. Dari total 8.603 desa dan kelurahan yang ada saat ini, terdapat sebanyak 2.876 desa yang sedang bersiap menggelar pelaksanaan musyawarah desa khusus (Musdesus). Sedangkan ada juga 1.066 desa yang sudah selesai mengadakan musyawarah desa (musdes). 

"Sudah ada 1.066 desa yang sudah musdes. Lalu sekitar 2.876 bersiap melaksanakan musdesus," kata Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat Peluncuran Percepatan Musyawarah Desa Khusus pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Holy Stadium, Kota Semarang, Selasa (6/5/2025).

Ia mengatakan perangkat desa yang ada sekarang sudah bersiap mengakselerasi program kopdes merah putih. Di samping itu, ribuan koperasi telah diidentifikasi dan dipersiapkan untuk mendukung transformasi koperasi di tingkat desa untuk menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan. 

Menurutnya walau target pelaksanaannya tinggal menyisakan waktu dua bulan, tetapi seluruh desa/kelurahan akan siap pada waktunya.

“Bisa sekarang saja sudah 3 ribu. Dan ini manfaatnya buat pembangunan desa, memanfaatkan potensi desa, desa wisata, pinjaman dan lain. Buat kemakmuran desa,” paparnya. 

Ia bilang bahwa desa menjadi alat untuk hasil deteksi dini potensi ekonomi kerakyatan. Sebab di desa ada pelayanan kesehatan desa, di desa ada namanya millennial membangun desa. Dan ada potensi pangan desa. "Sehingga kemarin kades sudah lakukan tahapan sekolah anti korupsi. Secara tak langsung pembangunan desa akan sesuai inpres," ungkapnya. 

Sekda Jateng, Sumarno menuturkan sekitar 3 ribu desa yang sudah disiapkan angkanya masih sementara. Pihaknya akan terus mendorong desa/kelurahan lainnnya untuk segera bertransformasi.

“Dan ini masih proses, 3 ribu jumlah sementara yang diidentifikasi. Nanti akan bertambah, baik yang bertransformasi atau ada bentuk baru,” kata Sumarno.

Pempov Jateng masih terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak untuk memastikan kesiapan koperasi di tingkat desa ini. Sumarno menilai Kopdes merah putih ini bakal mengakomodir semua potensi di desa dengan baik. Sehingga harapannya, mampu menjawab kebutuhan masyarakat desa serta menjadi wadah penyerapan hasil-hasil produksi lokal.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Bandot Arywono
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto
Follow Us