Semarang, IDN Times - Kasus perundungan (bullying) di lingkungan pertemanan anak kerap terjadi tanpa disadari oleh orang tua maupun pendidik. Anak-anak yang menjadi korban perundungan sering kali memilih untuk memendam perasaan dan menahan stres sendirian karena rasa takut, malu, atau diancam oleh pelaku.
Padahal, stres akibat perundungan yang dibiarkan terus-menerus dapat berdampak buruk bagi tumbuh kembang serta kesehatan jiwanya. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk peka terhadap perubahan perilaku anak. Berikut empat ciri fisik dan mental anak yang sedang menahan stres akibat dibully:
