Pernahkah kamu mendadak meneteskan air mata saat duduk di atas ojek online, dalam gerbong kereta, atau di dalam mobil sewaktu perjalanan pulang kerja? Padahal, kalau diingat-ingat, hari itu tidak ada kejadian yang terlampau buruk atau teguran keras dari atasan.
Tiba-tiba dada terasa sesak dan air mata mengalir begitu saja tanpa bisa ditahan. Fenomena crying on the commute home ini sama sekali bukan menandakan kamu cengeng. Secara psikologis dan neurosains, ini adalah bukti nyata bahwa tubuhmu sedang berada di titik jenuh mode survival (fight-or-flight). Yuk, bedah alasan biologis di baliknya serta cara penanganan daruratnya!
