Baru 5 Unit Berjalan, Semarang Targetkan Operasikan 27 Bus Listrik

Dishub Kota Semarang menargetkan 27 bus listrik untuk Trans Semarang, tetapi armada yang sudah beroperasi saat ini baru lima unit.
Pengembangan bus listrik ditujukan mengurangi ketergantungan BBM dan emisi kendaraan, sekaligus mendorong transportasi perkotaan yang lebih ramah lingkungan.
Dishub menekankan kesiapan infrastruktur, pemeliharaan, dan evaluasi layanan agar penambahan armada memenuhi mobilitas warga; pembenahan parkir dan pengawasan PJU juga dilakukan.
Semarang, IDN Times - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang menargetkan pengoperasian 27 bus listrik untuk layanan Trans Semarang. Namun, hingga saat ini armada bus listrik yang telah beroperasi baru mencapai lima unit.
1. Kurangi ketergantungan BBM

Pemkot Semarang meluncurkan 27 armada bus listrik Trans Semarang di halaman Balai Kota Semarang, Rabu (23/9/2026). (dok. Pemkot Semarang) Pengembangan armada berbasis listrik ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Semarang mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM) sekaligus menekan polusi udara akibat emisi kendaraan bermotor.
Kepala Dishub Kota Semarang, Danang Kurniawan menyampaikan, penggunaan bus listrik diharapkan dapat mendukung pengembangan transportasi perkotaan yang lebih ramah lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas layanan angkutan umum bagi masyarakat.
‘’Meski demikian, pengembangan armada listrik tidak cukup hanya dengan menambah jumlah kendaraan,’’ ungkapnya, Selasa (13/10/2026).
2. Pastikan kesiapan infrastruktur

Ilustrasi bus listrik Trans Semarang. (dok. Pemkot Semarang) Dishub juga perlu memastikan kesiapan infrastruktur, pemeliharaan armada, dan evaluasi kualitas layanan kepada penumpang.
‘’Upaya ini juga diperlukan agar operasionalnya berjalan optimal,’’ imbuh danang.
Pengoperasian bus listrik dalam skala lebih besar membutuhkan dukungan fasilitas yang memadai. Selain kesiapan kendaraan, pemeliharaan armada dan keberlangsungan operasional menjadi aspek penting untuk menjaga kualitas layanan Trans Semarang.
3. Dukung kebutuhan mobilitas warga

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang melalui Trans Semarang melakukan uji coba operasional bus listrik HIGER milik produsen bus INVI, Jumat (13/2/2026). (IDN Times/Anggun Puspitoningrum) ‘’Maka itu, kami juga perlu memastikan penambahan armada dapat mendukung kebutuhan mobilitas warga. Dengan demikian, penggunaan bus listrik tidak hanya menjadi upaya menekan emisi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pengguna transportasi umum,’’ katanya.
Sementara itu, selain pengembangan bus listrik, Dishub Kota Semarang juga fokus melakukan pembenahan pengelolaan parkir untuk menekan potensi kebocoran pendapatan asli daerah (PAD), serta penguatan pengawasan lampu penerangan jalan umum (PJU).




















