Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Baru 5 Unit Berjalan, Semarang Targetkan Operasikan 27 Bus Listrik
Pemerintah Kota Semarang meningkatkan kualitas layanan dengan meremajakan armada bus Trans Semarang di Koridor 4. (dok. Pemkot Semarang)
  • Dishub Kota Semarang menargetkan 27 bus listrik untuk Trans Semarang, tetapi armada yang sudah beroperasi saat ini baru lima unit.

  • Pengembangan bus listrik ditujukan mengurangi ketergantungan BBM dan emisi kendaraan, sekaligus mendorong transportasi perkotaan yang lebih ramah lingkungan.

  • Dishub menekankan kesiapan infrastruktur, pemeliharaan, dan evaluasi layanan agar penambahan armada memenuhi mobilitas warga; pembenahan parkir dan pengawasan PJU juga dilakukan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
13 Oktober 2026

Kepala Dishub Kota Semarang Danang Kurniawan menyatakan pengembangan bus listrik perlu didukung kesiapan infrastruktur, pemeliharaan armada, dan evaluasi layanan.

saat ini

Semarang menargetkan pengoperasian 27 bus listrik untuk Trans Semarang. Armada bus listrik yang telah beroperasi baru lima unit.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Dishub Kota Semarang menargetkan pengoperasian 27 bus listrik untuk layanan Trans Semarang, sementara lima unit telah beroperasi.
  • Who?
    Dinas Perhubungan Kota Semarang dan Kepala Dishub Kota Semarang Danang Kurniawan menangani pengembangan armada bus listrik Trans Semarang.
  • Where?
    Pengoperasian dan pengembangan bus listrik berlangsung dalam layanan Trans Semarang di Kota Semarang.
  • When?
    Target dan kondisi lima bus listrik yang beroperasi disampaikan Danang Kurniawan pada Selasa, 13 Oktober 2026.
  • Why?
    Penambahan bus listrik ditujukan mengurangi ketergantungan pada BBM, menekan polusi dari emisi kendaraan, serta mendukung transportasi umum yang lebih ramah lingkungan.
  • How?
    Dishub akan menambah armada sambil memastikan kesiapan infrastruktur, pemeliharaan kendaraan, keberlangsungan operasional, evaluasi layanan penumpang, dan kesesuaian dengan kebutuhan mobilitas warga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Semarang ingin punya 27 bus listrik untuk Trans Semarang, tapi sekarang baru ada lima bus yang jalan. Pak Danang dari Dishub bilang bus ini bisa mengurangi asap dan pemakaian bensin. Mereka juga harus menyiapkan tempat dan cara merawat bus. Bus listrik diharapkan membantu warga pergi-pergi dengan nyaman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang menargetkan pengoperasian 27 bus listrik untuk layanan Trans Semarang. Namun, hingga saat ini armada bus listrik yang telah beroperasi baru mencapai lima unit.

1. Kurangi ketergantungan BBM

Pemkot Semarang meluncurkan 27 armada bus listrik Trans Semarang di halaman Balai Kota Semarang, Rabu (23/9/2026). (dok. Pemkot Semarang)

Pengembangan armada berbasis listrik ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Semarang mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM) sekaligus menekan polusi udara akibat emisi kendaraan bermotor.

Kepala Dishub Kota Semarang, Danang Kurniawan menyampaikan, penggunaan bus listrik diharapkan dapat mendukung pengembangan transportasi perkotaan yang lebih ramah lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas layanan angkutan umum bagi masyarakat.

‘’Meski demikian, pengembangan armada listrik tidak cukup hanya dengan menambah jumlah kendaraan,’’ ungkapnya, Selasa (13/10/2026).

2. Pastikan kesiapan infrastruktur

Ilustrasi bus listrik Trans Semarang. (dok. Pemkot Semarang)

Dishub juga perlu memastikan kesiapan infrastruktur, pemeliharaan armada, dan evaluasi kualitas layanan kepada penumpang.

‘’Upaya ini juga diperlukan agar operasionalnya berjalan optimal,’’ imbuh danang.

Pengoperasian bus listrik dalam skala lebih besar membutuhkan dukungan fasilitas yang memadai. Selain kesiapan kendaraan, pemeliharaan armada dan keberlangsungan operasional menjadi aspek penting untuk menjaga kualitas layanan Trans Semarang.

3. Dukung kebutuhan mobilitas warga

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang melalui Trans Semarang melakukan uji coba operasional bus listrik HIGER milik produsen bus INVI, Jumat (13/2/2026). (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

‘’Maka itu, kami juga perlu memastikan penambahan armada dapat mendukung kebutuhan mobilitas warga. Dengan demikian, penggunaan bus listrik tidak hanya menjadi upaya menekan emisi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pengguna transportasi umum,’’ katanya.

Sementara itu, selain pengembangan bus listrik, Dishub Kota Semarang juga fokus melakukan pembenahan pengelolaan parkir untuk menekan potensi kebocoran pendapatan asli daerah (PAD), serta penguatan pengawasan lampu penerangan jalan umum (PJU).

Curated For You

Editorial Team

Related Article