Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bulog Targetkan Serap 3 Juta Ton Gabah Petani untuk Cadangan Pangan
Dirut Bulog Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya dan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat rakor pengadaan gabah petani. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)
  • Dirut Bulog menargetkan serap 3 juta ton gabah dari petani Jateng selama Feb-Apr 2025.
  • Serapan gabah akan dijadikan cadangan pangan nasional, dengan target serap wilayah Jateng sekitar 363.000 ton.
  • Bulog gelar sosialisasi kepada mitra dan memastikan harga beli gabah tidak kurang dari Rp6.500, serta bekerja sama dengan BUMD PT Jateng Agro Berdikari.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Perum Bulog menargetkan mampu menyerap gabah hasil panen petani sebanyak 3 juta ton selama bulan Februari-April 2025. Dirut Bulog Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya mengungkapkan rincian dari serapan 3 juta ton itu ialah sebanyak 822.000 gabah dan 2,5 juta ton beras.

"Jadi secara berasnya dikomulasi 3 juta ton. Sampai sekarang masih laksanakan kegiatan serap gabah seluruh Indonesia, utama produksi Jateng, Yogyakarta yang jadi sentral," ujar Novi saat Optimalisasi Pencapaian Target Penggadaan Gabah dan Beras di Gedung Gradika Bhakti Praja Semarang, Jumat (7/3/2025).

1. Dirut Bulog yakin target serapan gabah terwujud

Dirut Bulog Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya bersama Asisten Perekonomian Setda Jateng Sudjarwanto Dwiatmoko dan Kakanwil Bulog Jateng Sopran Kenedi. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Pihaknya mengutarakan bahwa serapan gabah pada Februari dan April akan diperuntukan sebagai cadangan pangan nasional. 

Pihaknya juga melihat Jawa Tengah merupakan sentral produksi beras nomor dua secara naisonal. Oleh sebab itulah, pihaknya menargetkan serapan gabah wilayah Jawa Tengah sekitar 363.000 ton sampai dengan April.

"Dan 3 juta ton nasional. Dan sebetulnya itu kita cuma ambil 10 persen saja. Jadi produksi 31 juta ton, 10 persennya 3 juta ton. Insyallah, sampai April terealisasi," akunya. 

2. Sosialisasikan HPP gabah yang baru

Dirut Bulog Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya menunjukkan angka target gabah kepada Ahmad Luthfi. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Tak hanya berbicara serapan gabah, Novi juga menggelar kegiatan sosialisasi kepada para mitra pada kegiatan kali ini. Pihaknya memastikan tak ada yang membeli harga gabah dibawah Rp6.500.


"Intruksi presiden, Rp6.500. Sekarang bukan hanya Bulog, semuanya sudah mulai sadar perilaku buat beli gabah di petani," paparnya. 

3. Luthfi minta Bulog libatkan BUMD

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menuturkan kegiatan MoU antara Bulog Jateng dan para mitra di sejumlah kabupaten/kota merupakan bentuk untuk mendukung program asta citra Presiden Prabowo Subianto terkait swasembada pangan.

Ia pun mendorong  Bulog bekerja sama dengan BUMD PT Jateng Agro Berdikari (JTAB) dalam upaya penetrasi penyerapan gabah dan beras dari petani. 

"Perum Bulog bisa kerja sama dengan BUMD untuk penetrasi harga, kami punya PT Jateng Agro Berdikari. Jateng punya hasil panen luar biasa,” tambahnya. 

Ia berkata persediaan pangan di Jawa Tengah aman hingga April 2025. Bahkan saat pengecekan harga dan stok di sejumlah pasar pasar, harganya masih relatif stabil. 

Curated For You

Editorial Team

Related Article