Cegah Banjir Kaligawe, 57 PKL Ditata untuk Proyek Normalisasi Saluran

Pemkot Semarang menata 57 PKL di Kaligawe untuk mendukung normalisasi saluran sekitar empat kilometer dari Terboyo hingga perbatasan Demak, sebagai penguatan pengendalian banjir menjelang musim hujan.
Penataan dilakukan bersama Ditjen Bina Marga Kementerian PU dan Kecamatan Genuk, setelah sosialisasi kepada pedagang, dengan target penyiapan area saluran selesai pekan ini.
Kementerian PU menargetkan pekerjaan fisik dimulai pekan depan dan rampung akhir Desember 2026, meliputi pengerukan lumpur, pembersihan sampah, serta penguatan pondasi saluran.
Semarang, IDN Times – Pemerintah Kota Semarang menyiapkan penataan 57 pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Kaligawe untuk mendukung rencana normalisasi saluran air oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Penataan dilakukan di depan eks Terminal Terboyo hingga sepanjang saluran Jalan Kaligawe.
1. Perkuat infrastruktur pengendali banjir

Pemerintah Kota Semarang menyiapkan penataan 57 pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Kaligawe untuk mendukung rencana normalisasi saluran air oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU). (Dok. Pemkot Semarang) Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mendukung normalisasi saluran sepanjang kurang lebih empat kilometer dari kawasan Terboyo hingga perbatasan Kota Semarang dengan Kabupaten Demak. Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur pengendali banjir menjelang musim penghujan.
Ia mengatakan, penanganan banjir di Kaligawe membutuhkan kerja sama pemerintah pusat dan daerah. Normalisasi diharapkan dapat memperbaiki fungsi saluran sehingga mampu mengalirkan air lebih baik dan mengurangi potensi luapan.
“Penanganan banjir membutuhkan kerja bersama. Kami mendukung rencana Kementerian PU melakukan normalisasi saluran Kaligawe. Upaya ini penting untuk memperbaiki fungsi saluran dan mengurangi potensi luapan air saat musim penghujan,” ujarnya, Rabu (4/11/2026).
2. Penataan 57 PKL ditargetkan tuntas pekan ini

Pemerintah Kota Semarang menyiapkan penataan 57 pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Kaligawe untuk mendukung rencana normalisasi saluran air oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU). (Dok. Pemkot Semarang) Kepala Satpol PP Kota Semarang, Kusnandir menjelaskan, penanganan PKL dilakukan bersama Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU dan Kecamatan Genuk.
Sebelum penataan di lapangan, pemerintah telah menyosialisasikan rencana tersebut kepada para pedagang. Penyiapan area saluran ditargetkan selesai pekan ini agar pekerjaan normalisasi bisa segera dimulai.
Penataan PKL menjadi salah satu tahapan persiapan agar area yang akan dikerjakan dapat diakses dan proses normalisasi berjalan lancar.
3. Pengerukan lumpur hingga penguatan pondasi saluran

Pemerintah Kota Semarang menyiapkan penataan 57 pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Kaligawe untuk mendukung rencana normalisasi saluran air oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU). (Dok. Pemkot Semarang) Kementerian PU berencana memulai pekerjaan fisik normalisasi pada pekan depan. Proyek sepanjang sekitar empat kilometer tersebut ditargetkan selesai pada akhir Desember 2026.
Lingkup pekerjaan meliputi pengerukan sedimen lumpur, pembersihan sampah, serta penguatan pondasi di sisi kiri dan kanan saluran.
Melalui pekerjaan tersebut, kapasitas saluran diharapkan dapat berfungsi lebih optimal dalam mengalirkan air, terutama ketika curah hujan meningkat.
Agustina berharap normalisasi saluran Kaligawe dapat membantu mengurangi risiko genangan sekaligus menjaga aktivitas masyarakat di kawasan tersebut.





















