Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Di Semarang, Rohmat Sukur Komplotan Pelaku Pembunuh Kacab BRI Dikenal Misterius

IMG_20250829_093844.jpg
Seorang pemotor melewati depan rumah Rohmat Sukur di pojok Kampung Progo IV Mlatibaru Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Intinya sih...
  • Rohmat Sukur alias RS, pelaku pembunuhan Kacab BRI, tinggal di Kampung Progo IV, Semarang.
  • Rohmat memiliki istri dan empat anak, tetapi aktivitasnya misterius dan tidak diketahui oleh warga sekitar.
  • Warga berharap kasus pembunuhan Kacab BRI bisa diusut tuntas karena kampungnya dikenal tenteram dan tenang.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times - Kasus pembunuhan M Ilham Pradipta kepala cabang (Kacab) BRI Cempaka Putih tak cuma bikin warga Ibukota Jakarta gempar. 

Di Kota Semarang, warga pun terkaget-kaget. Musababnya, Rohmat Sukur alias RS yang merupakan penyedia tim pantau pembunuhan Kacab BRI ternyata sejak lama bermukim di Kampung Progo IV, Kelurahan Mlatibaru, Kecamatan Semarang Timur. 

Dari pantauan IDN Times di Kampung Progo IV Jumat pagi (29/8/2025), rumah Rohmat Sukur tertutup rapat. Rumah Rohmat yang berkelir biru itu lengang. Letak rumah Rohmat tepat di pojok Kampung Progo IV. 

Teman RS dikeler ke Kampung Progo IV Mlatibaru

IMG_20250829_092152.jpg
Ketua RT XI Kampung Progo IV Mlatibaru, Meiky Yanto Gunawan menjelaskan kondisi keluarga Rohmat Sukur pasca penangkapan atas kasus pembunuhan Kacab BRI. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Meiky Yanto Gunawan, Ketua RT XI/RW II Kampung Progo IV berkata semenjak penyidik Polda Metro Jaya memeriksa kondisi rumah Rohmat, sampai sekarang aktivitas anak dan istrinya tidak diketahui. 

"Pas Sabtu kemarin kan dari Polda Metro bawa rekan dia yang ditangkap. Temannya RS itu dikeler sampai ke rumahnya di sini. Terus kira-kira sorenya anaknya yang pertama diminta nunjukin rumahnya bapaknya di Candi (Candisari)," kata Meiky kepada wartawan. 

Rohmat beli rumah di Kampung Progo IV

WhatsApp Image 2025-08-25 at 10.32.04.jpeg
Empat tersangka diduga otak penculikan Kepala Cabang Pembantu sebuah Bank di Cempaka Putih, Mohamad Ilham Pradipta. (Dok. Polda Metro Jaya)

Meiky bilang Rohmat saban hari tinggal di kampungnya. Rohmat punya seorang istri dan empat anak. 

"Anaknya empat. Yang mbarep sudah kerja. Tapi masih punya anak kecil. Istrinya kalau lewat sini sering nyapa. Pas kasus itu muncul, istrinya kalau lewat pakai tutup muka," akunya. 

Sudah tiga tahun lamanya Rohmat dan keluarganya tinggal di Kampung Progo IV Mlatibaru. Sebelumnya Rohmat mengontrak di rumah yang sama selama lima tahun. "Sudah tiga tahunan. Dia beli rumah disini. Tempat tinggalnya emang di Progo IV ini," tambahnya. 

Meiky ketemu Rohmat Sukur pas malam tirakatan

Ilustrasi penangkapan seorang tersangka menggunakann borgol di tangannya (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Ilustrasi penangkapan seorang tersangka menggunakann borgol di tangannya (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Dengan keterlibatan Rohmat sebagai salah satu pelaku pembunuhan Kacab BRI, diakuinya banyak warganya terkaget-kaget. Apalagi Meiky masih sempat ketemu Rohmat pas malam tirakatan Agustusan minggu kemarin. 

"Kita warga sini kaget semua. Saya terakhir jumpa dia malam tirakatan kemarin," tutur Meiky. 

Tak cuma itu saja, saban hari Rohmat juga beraktivitas seperti warga umumnya. Ia kerap keluar rumah. Bertegur sapa ketika pas-pasan di jalan. Namun sampai hari penangkapan, Meiky dan warga lainnya tak pernah tahu apa pekerjaan Rohmat. 

"Sehari-hari sama warga ya biasa aja. Sering keluar (rumah). Cuman kelihatan misterius, nyelelek gitu. Soalnya kita gak pernah tahu dia kerjanya apa. Tapi emang tinggal sama keluarga dan anak-anaknya," paparnya. 

Lebih jelas lagi dirinya berharap agar kasus pembunuhan Kacab BRI bisa diusut tuntas. Sebagai warga Kampung Progo IV ia juga kepengin ini menjadi pembelajaran karena setahunya kampungnya dikenal tenteram dan tenang. "Dari dulu kampung sini tenang, (kejadian) baru kali ini aja. Kita harapkan kampung sini gotong royong," ungkapnya. 

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menangkap 15 orang terduga pelaku penculikan sekaligus pembunuhan Kepala Cabang Pembantu (KCP) Bank Republik Indonesia (BRI) Cempaka Putih, Mohamad Ilham Pradipta.

Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, mengatakan mereka kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Yang sudah ditangkap dan ditetapkan tersangka 15 orang,” kata Abdul saat dihubungi, Rabu (27/8/2025).

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Bandot Arywono
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto
Follow Us