Gol Indah Gagal Selamatkan Persiku Kudus: Tumbang 1-2, Sudah 6 Kali Kalah

Persiku Kudus kalah 1-2 dari Semen Padang pada pekan ketujuh Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Sultan Agung, Bantul.
Semen Padang unggul lewat penalti Savio Roberto, Persiku menyamakan skor melalui tendangan jarak jauh Muhammad Isa, sebelum Stefano Lilipaly mencetak gol penentu.
Persiku belum menang dalam tujuh laga Grup Barat dan menelan enam kekalahan beruntun, sehingga berada di dasar klasemen dengan minus satu poin.
Kudus, IDN Times - Persiku Kudus kembali mencatatkan hasil mengecewakan pada pekan ke-7 Pegadaian Championship 2026/2027. Tim berjuluk Macan Muria dipaksa bertekuk lutut oleh Semen Padang FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (24/10/2026). Persiku kalah dengan skor akhir 1-2.
Persiku sebenarnya tampil tidak terlalu buruk dalam laga menghadapi Semen Padang. Bahkan, Macan Muria mampu melesatkan gol indah lewat tendangan jarak jauh dari Muhammad Isa. Sialnya, Persiku gagal menjadikan gol tersebut sebagai keunggulan setelah Semen Padang mampu menciptakan gol pembeda.
1. Persiku mendapat perlawanan ketat sejak awal babak
Pertandingan berlangsung alot sejak peluit kick-off dibunyikan. Persiku Kudus dan Semen Padang kompak bermain dengan daya serangan tinggi di atas lapangan. Ini membuat bentrok kedua tim berlangsung menarik.
Persiku menciptakan peluang pertama melalui Mufid Zainun pada menit ke-8. Pemain bernomor punggung 67 itu hampir mencetak gol lewat tendangan dari sudut sempit lapangan. Hanya saja, upaya sepakan Mufid masih melambung tipis di atas gawang Semen Padang.
Semen Padang pun enggan mengalah. Tim asal Sumatera Barat itu justru membalas melalui dua kesempatan berbahaya. Mereka hampir membuka keran gol lewat penyelesaian akhir Junior Batista pada menit ke-22. Penyerang sayap kawakan Semen Padang, Muhammad Rahmat, ikut andil dengan tendangan spekulasi pada menit ke-35.
Namun, kejutan baru terjadi menjelang babak pertama usai. Semen Padang menghukum Persiku lewat gol tendangan penalti Savio Roberto pada menit tambahan 45+2. Hukuman penalti diberikan setelah pemain Persiku menyentuh bola dengan tangan di kotak terlarang. Skor 1-0 untuk keunggulan Semen Padang pun bertahan hingga babak jeda.
2. Dua gol krusial tercipta pada paruh kedua
Persiku Kudus mengawali babak kedua dengan tampil lebih menekan. Macan Muria melakukannya dengan harapan bisa mencetak gol penyama kedudukan. Menariknya, upaya itu berhasil mereka wujudkan.
Persiku membuat gebrakan pada menit ke-54. Mereka menyamakan skor melalui gol Muhammad Isa. Pemain bernomor punggung 11 itu berhasil mencetak gol indah lewat tendangan jarak jauh dari tengah lapangan. Isa melakukannya setelah mengetahui posisi kiper Semen Padang berada terlalu jauh dari mulut gawang.
Hanya saja, gol itu mampu dibalas Semen Padang. Kubu lawan kembali menambah keunggulan melalui sentuhan pemain pengganti, Stefano Lilipaly. Pemain kawakan berusia 36 tahun itu mencetak gol setelah terlepas dari kawalan pemain bertahan Persiku pada menit ke-66.
Persiku sebenarnya terus melakukan perlawanan. Macan Muria bahkan hampir mencetak gol melalui upaya beberapa pemain. Namun, semua peluang tidak membuahkan hasil hingga akhir pertandingan. Ini membuat Persiku mengalami kekalahan 1-2 dari Semen Padang saat bermain di kandang sendiri.
3. Mampukah Persiku bangkit?
Kekalahan dari Semen Padang membuat rapor negatif Persiku Kudus berlanjut di Championship 2026/2027. Macan Muria belum meraih kemenangan dalam total tujuh laga di Grup Barat. Bahkan, Persiku harus merasakan enam kekalahan berturut-turut.
Statistik tersebut membuat posisi Persiku Kudus masih terpuruk di peta klasemen Grup Barat. Macan Muria terjerembap di dasar klasemen sementara dengan minus satu poin. Raihan poin tersebut berjarak cukup jauh dari Persiraja Banda Aceh dan Adhyaksa FC Bekasi sebagai dua pesaing di zona bawah.
Saat ini, Persiku dalam situasi tidak memiliki pilihan selain bangkit pada laga selanjutnya. Mereka akan menghadapi Persiraja Banda Aceh di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada 30 Oktober 2026. Mampukah Macan Muria meraih kemenangan demi memutus rentetan hasil buruk sejak awal musim?






.jpg)
















