Persiku Kudus Dibantai Sumsel United 1-5, Kapan Bangkit?

Persiku Kudus kalah telak 1-5 dari Sumsel United di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, memperpanjang rangkaian hasil negatif mereka di Pegadaian Championship 2026/2027.
Persiku sempat menyamakan skor melalui Muhammad Isa pada menit ke-29, tetapi Sumsel United mencetak empat gol babak kedua lewat Tomi Darmawan, gol bunuh diri Tegar Adit, Felipe Ryan, dan Kenneth Ngwoke.
Persiku kini berada di dasar klasemen Grup Barat dengan 1 poin dari 5 laga, setelah menjalani empat pertandingan beruntun tanpa kemenangan; berikutnya mereka melawan PSPS Pekanbaru pada 18 Oktober 2026.
Kudus, IDN Times - Persiku Kudus kembali memperpanjang rapor negatif di Pegadaian Championship 2026/2027. Tim berjuluk Macan Muria gagal mengakhiri kekalahan beruntun setelah dibekuk Sumsel United di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu (10/10/2026) sore. Persiku kalah dengan skor 1-5.
Persiku sebenarnya menampilkan performa tidak terlalu buruk pada babak pertama. Itu didukung setelah mereka mampu menjebol gawang Sumsel United melalui Muhammad Isa. Sayangnya, keberhasilan itu berakhir percuma ketika Macan Muria gagal menandingi soliditas permainan Sumsel United pada babak kedua.
1. Persiku Kudus tampil spartan pada awal babak
Persiku Kudus melakoni laga melawan Sumsel United dengan perjuangan tidak mudah. Macan Muria mendapat tekanan sejak awal pertandingan. Bahkan, mereka langsung dibuat kaget dengan gol cepat yang dicetak kubu lawan.
Sumsel United sukses membuka keran gol lebih dahulu pada menit ke-7. Gol tercipta melalui determinasi Razan Akbar. Bek muda berusia 21 tahun itu mencatatkan namanya di papan skor setelah melakukan eksekusi bola tepat sasaran ke gawang Persiku Kudus.
Persiku merespons dengan mendongkrak tensi pertandingan. Mereka kemudian melakukan berbagai upaya untuk mencetak gol penyama kedudukan. Peluang pertama tim Macan Muria hadir lewat tendangan spekulasi Vitor Barata pada menit ke-16. Namun, sepakan gelandang berpaspor Portugal itu masih melenceng dari sasaran.
Upaya Persiku Kudus mulai membuahkan hasil saat memasuki menit ke-29 pertandingan. Mereka mencetak gol balasan lewat Muhammad Isa. Pemain bernomor punggung 11 itu melakukannya setelah memanfaatkan kelengahan di lini pertahanan Sumsel United. Skor imbang 1-1 pun bertahan hingga jeda.
2. Persiku Kudus gagal membalikkan keadaan
Sumsel United merombak skuad dengan mengganti tiga pemain langsung pada awal babak kedua. Keputusan ini diambil demi meningkatkan agresivitas permainan tim. Benar saja, upaya yang dilakukan Sumsel United mulai menunjukkan hasil positif.
Sumsel United bahkan mengubah jalannya pertandingan dengan mencetak dua gol sekaligus. Gol pertama datang dari sepakan kaki Tomi Darmawan pada menit ke-46. Lalu, gol ketiga Sumsel United tercipta dari gol bunuh diri Tegar Adit pada menit ke-54.
Persiku dalam kondisi makin di bawah tekanan. Macan Muria sesekali melakukan perlawanan melalui taktik serangan balik. Namun, alih-alih mencetak gol, gawang mereka justru kembali menjadi lumbung gol bagi lawan.
Sumsel United berhasil mencetak gol keempat pada menit ke-71. Gol itu dicetak oleh Felipe Ryan. Bahkan, striker asing dari Nigeria, Kenneth Ngwoke turut menjebol gawang Persiku Kudus pada menit ke-86. Gol Ngwoke sekaligus menutup kemenangan telak Sumsel United dengan skor akhir 5-1.
3. Persiku Kudus terpuruk di klasemen Grup Barat
Hasil tersebut membuat Persiku Kudus dalam kondisi terpuruk. Macan Muria melewati empat pertandingan beruntun tanpa kemenangan. Persiku sebelumnya mengalami kekalahan 0-6 di kandang PSMS Medan, kalah 0-3 lawan PSIS Semarang, dan kalah 1-2 dari PSGC Ciamis.
Persiku belum beranjak dari posisi paling dasar di klasemen Grup Barat Championship 2026/2027. Mereka kurang mampu bersaing dengan mengumpulkan 1 poin saja dari 5 pertandingan. Namun, jumlah poin itu itu tidak mengatasi hukuman yang diterima Persiku setelah mengawali musim dengan hukuman poin minus dua.
Ujian berat kembali menanti Persiku pada laga pekan ke-6 Grup Barat Championship 2026/2027. Mereka akan menghadapi PSPS Pekanbaru di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, pada 18 Oktober 2026. Macan Muria berstatus tim tamu dalam pertandingan tersebut. Mampukah Persiku setidaknya meraih satu poin dari markas PSPS?






















