Henkel Buka Pusat Aplikasi di Semarang, Sasar Industri Alas Kaki

Henkel membuka Application Center seluas sekitar 1.400 meter persegi di Semarang untuk memperkuat dukungan teknis dan inovasi teknologi perekat bagi industri consumer goods.
Fasilitas berisi laboratorium, peralatan pengujian, ruang kolaborasi, dan area pelatihan ini berfokus melayani sektor alas kaki serta fesyen di Jawa Tengah.
Pusat tersebut menargetkan percepatan pengembangan dan peluncuran produk, pemenuhan target keberlanjutan, serta kolaborasi melalui lokakarya dan pelatihan teknis bagi pelanggan.
1. Pusat pengembangan aplikasi teknologi perekat

Henkel secara resmi membuka Application Center baru di Semarang, Jawa Tengah, sebagai langkah untuk memperkuat dukungannya bagi industri alas kaki dan fesyen di Indonesia. (Dok. Henkel) Fasilitas yang diresmikan pada Rabu (28/10/2026) ini menjadi pusat pengembangan dan pengujian aplikasi teknologi perekat. Henkel menyiapkan fasilitas tersebut untuk membantu pelanggan mengembangkan produk, mempercepat proses produksi, hingga memenuhi target keberlanjutan.
Kehadiran pusat aplikasi di Jawa Tengah ini juga melengkapi fasilitas manufaktur Henkel yang telah beroperasi di Tangerang dan Pasuruan, serta Innovation Center regional di Bintaro.
“Seiring dengan meningkatnya permintaan pelanggan, kami terus berinvestasi untuk memperkuat kapabilitas agar dapat lebih dekat dengan pelanggan dan memberikan dukungan yang lebih baik terhadap kebutuhan mereka yang terus berkembang. Application Center baru di Jawa Tengah memperluas jangkauan inovasi kami di Indonesia sekaligus menegaskan komitmen jangka panjang kami untuk tumbuh bersama pelanggan dan industri,” ujar Corporate Vice President, Consumer Goods Business di Henkel Adhesive Technologies, Corbett Wallace.
2. Layani pelanggan industri alas kaki dan fesyen

ilustrasi pabrik sepatu yang melakukan hilirisasi dengan melakukan perakitan dan pengemasan sepatu (unsplash.com/ Provincial Archives of Alberta) Henkel melengkapi pusat aplikasi tersebut dengan laboratorium aplikasi, peralatan pengujian khusus, ruang kolaborasi untuk pengembangan solusi bersama pelanggan, serta area pelatihan teknis.
Fasilitas ini akan melayani pelanggan industri consumer goods yang menggunakan teknologi perekat, dengan fokus utama pada sektor alas kaki dan fesyen.
Ada tiga sasaran utama yang ingin dicapai melalui fasilitas tersebut, yakni mempercepat pengembangan produk, mempersingkat waktu peluncuran produk ke pasar melalui dukungan teknis, serta membantu pelanggan memenuhi target keberlanjutan mereka.
Head of Consumer Goods Business Asia-Pacific Henkel Adhesive Technologies, Dharmesh Shah mengatakan, Jawa Tengah merupakan salah satu wilayah penting bagi industri alas kaki dan fesyen dengan jumlah produsen yang terus berkembang.
“Dengan adanya Application Center baru ini, kami memperkuat kehadiran kami di berbagai wilayah Indonesia, memberikan akses yang lebih cepat kepada pelanggan kami untuk dapat mengakses keahlian teknis, fasilitas pengujian, dan dukungan aplikasi untuk mengembangkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” terangnya.
3. Henkel siapkan kolaborasi dengan pelaku industri

Ilustrasi karyawan manufaktur dalam pabrik (unsplash/Remy Gieling) Selain mendukung pengembangan produk, pusat aplikasi Henkel di Semarang juga akan digunakan untuk berbagi pengetahuan dan meningkatkan kemampuan teknis pelanggan.
Program yang disiapkan mencakup lokakarya bersama pelanggan, pelatihan teknis, serta kegiatan kolaborasi dengan pelaku industri. Melalui kegiatan tersebut, Henkel ingin memperkuat kerja sama dengan pelanggan sekaligus membantu mereka mengembangkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan pasar lokal.
Application Center di Jawa Tengah ini menjadi bagian dari jaringan global Henkel yang tersebar di China, Korea Selatan, India, Indonesia, dan Vietnam.
Jaringan tersebut menghubungkan kebutuhan pelanggan di berbagai pasar dengan keahlian teknologi dan aplikasi Henkel, terutama di kawasan manufaktur utama.






















