Jumlah Penumpang KA di Semarang Dari Kalangn Gen Z Tembus 1,5 Juta Jiwa

Gen Z usia 13–28 tahun mendominasi penumpang KA Daop 4 Semarang, mencapai 40,73 persen atau sekitar 1,57 juta orang.
Dari empat kelompok usia, tercatat sekitar 3,81 juta penumpang; sementara Januari–September 2026 mencatat 5.418.613 penumpang naik dan 5.493.225 penumpang turun.
KAI Daop 4 Semarang memakai data usia pelanggan untuk mengevaluasi layanan, termasuk informasi perjalanan, tiket, kenyamanan, serta keselamatan dan ketepatan waktu.
Semarang, IDN Times - Jumlah penumpang kereta api yang berasal dari kalangan Gen Z mencapai 40,73 persen atau sekitar 1.570.000 penumpang. Daop 4 Semarang mencatat penumpang Gen Z berusia 13–28 tahun.
Dominasi tersebut menunjukkan tingginya minat generasi muda dalam menggunakan kereta api sebagai moda transportasi untuk mendukung mobilitas, baik untuk keperluan pendidikan, pekerjaan, maupun perjalanan wisata.
Berdasarkan data yang tercatat, penumpang kereta api di wilayah KAI Daop 4 Semarang terdiri atas empat kelompok generasi. Gen Alpha dengan rentang usia 0–12 tahun mencapai 8,14 persen atau sekitar 310.000 penumpang.
Selanjutnya, Gen Z berusia 13–28 tahun sebanyak 40,73 persen atau 1.570.000 penumpang, Generasi Milenial berusia 29–44 tahun sebanyak 29,80 persen atau 1.150.000 penumpang, serta Generasi X berusia 45–60 tahun sebanyak 20,33 persen atau 780.000 penumpang.
Secara keseluruhan, jumlah penumpang yang tercatat dalam empat kelompok usia tersebut mencapai sekitar 3.810.000 penumpang. Sementara itu, total volume pergerakan penumpang KAI Daop 4 Semarang selama Januari–September 2026 mencapai 5.418.613 penumpang naik dan 5.493.225 penumpang turun.
Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa data persebaran pelanggan berdasarkan kelompok usia menjadi salah satu bahan evaluasi dalam memahami karakteristik pengguna jasa kereta api dan meningkatkan kualitas dan fasilitas layanan yang berbasis pada Customer oriented.
“Dominasi Gen Z menunjukkan bahwa kereta api menjadi salah satu pilihan transportasi bagi generasi muda untuk mendukung aktivitas dan mobilitas mereka. Data ini menjadi masukan bagi KAI untuk terus mengevaluasi pelayanan agar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dari berbagai kelompok usia,” ujar Luqman, Senin (19/10/2026).
Menurut Luqman, keberagaman karakteristik pelanggan menjadi tantangan sekaligus dorongan bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Kebutuhan setiap generasi dapat berbeda, mulai dari kemudahan memperoleh informasi perjalanan, akses pembelian tiket, kenyamanan selama berada di stasiun dan di dalam kereta, hingga dukungan layanan bagi anak-anak dan pelanggan lanjut usia.
“Kami ingin kereta api menjadi pilihan perjalanan yang dapat diandalkan oleh semua generasi. Karena itu, evaluasi pelayanan terus dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan pelanggan, sekaligus menjaga aspek keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu perjalanan,” tambahnya.
KAI Daop 4 Semarang juga mengimbau seluruh pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, membeli tiket melalui kanal resmi, datang lebih awal ke stasiun, serta memperhatikan ketentuan perjalanan yang berlaku, seperti barang bawaan serta penggunaan fasilitas layanan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan kepada kereta api. Dukungan dan masukan masyarakat menjadi motivasi bagi KAI untuk terus menghadirkan pelayanan yang semakin baik bagi seluruh generasi,” kata Luqman.
























