Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
10 Kodim di Wilayah Kodam Diponegoro yang Dilepas ke Kodam Mataram
Pangdam Diponegoro Mayjen TNI Sudaryanto bersama Mayjen Achirudin memberikan pernyataan kepada wartawan. (IDN Times/Fariz Fardianto)
  • Pembentukan Kodam Mataram Yogyakarta membuat wilayah Kodam IV Diponegoro berkurang, dengan 10 kodim dialihkan dari Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

  • Sepuluh kodim yang beralih mencakup Temanggung, Wonosobo, Purworejo, Klaten, Wonogiri, serta Bantul, Gunungkidul, Kulonprogo, Sleman, dan Yogyakarta.

  • Kodam Diponegoro akan memfokuskan penataan wilayah, pertahanan-keamanan, serta program ketahanan pangan, energi, dan air; pejabat lama meminta dukungan bagi kepemimpinan baru.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
19 Oktober 2026

Pangdam Diponegoro Mayjen TNI Sudaryanto menyatakan pembentukan Kodam Mataram memisahkan 10 kodim dari wilayah Kodam Diponegoro, terdiri dari lima kodim di Yogyakarta dan lima di Jawa Tengah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kodam IV/Diponegoro melepas 10 kodim dari wilayah komandonya setelah pembentukan Kodam Mataram Yogyakarta.
  • Who?
    Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Sudaryanto, Mayjen TNI Achiruddin, serta jajaran dan personel Kodam IV/Diponegoro terlibat dalam penataan wilayah dan serah terima jabatan.
  • Where?
    Sepuluh kodim di Yogyakarta dan Jawa Tengah, termasuk Temanggung, Wonosobo, Purworejo, Klaten, Wonogiri, Bantul, Gunungkidul, Kulonprogo, Sleman, dan Kota Yogyakarta, masuk wilayah Kodam Mataram.
  • When?
    Pengumuman pemisahan 10 kodim disampaikan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Sudaryanto pada Senin, 19 Oktober 2026, saat serah terima jabatan dan rotasi jabatan.
  • Why?
    Pemisahan dilakukan sebagai konsekuensi pembentukan Kodam Mataram Yogyakarta, sehingga Kodam IV/Diponegoro dapat lebih fokus pada penataan wilayah, pertahanan, dan keamanan.
  • How?
    Lima kodim dari Yogyakarta dan lima dari Jawa Tengah dialihkan ke Kodam Mataram. Kodam IV/Diponegoro melanjutkan penguatan keamanan serta program ketahanan pangan, energi, dan air.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kodam Mataram di Yogyakarta dibuat. Karena itu, 10 Kodim pindah dari Kodam Diponegoro ke Kodam Mataram. Kodim itu ada di Yogyakarta dan Jawa Tengah, seperti Klaten, Temanggung, dan Wonogiri. Mayjen Sudaryanto bilang Kodam Diponegoro sekarang bisa lebih fokus menjaga keamanan, pangan, energi, dan air. Mayjen Achiruddin pindah tugas dan berpesan agar prajurit tetap bekerja sama.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pembentukan Kodam Mataram memberi ruang bagi Kodam Diponegoro untuk menata wilayah kerja yang lebih terfokus pada pertahanan dan keamanan. Di tengah perubahan struktur ini, kesinambungan program ketahanan pangan, energi, dan air tetap dijaga, didukung semangat kerja sama serta dedikasi personel yang menjadi fondasi pengabdian kepada masyarakat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jumlah luasan wilayah Kodam IV Diponegoro Semarang dipastikan berkurang menyusul adanya pembentukan Kodam Mataram Yogyakarta. 

Saat sertijab rotasi jabatan, Pangdam Diponegoro Mayjen TNI Sudaryanto mengatakan dengan terbentuknya Kodam Mataram, secara otomatis ada sepuluh kodim yang terpisah dari wilayahnya. 

"Ada 10 kodim yang dipisah dengan Kodam Diponegoro. Lima dari Yogyakarta dan lima dari Jateng," terangnya, Senin (19/10/2026). 

Kesepuluh kodim yang masuk wilayah Kodam Mataram ialah Kodim 0706/Temanggung, Kodim 0707/Wonosobo, Kodim 0708/Purworejo, Kodim 0729/Bantul, Kodim 0730/Gunungkidul, Kodim 0731/Kulonprogo, Kodim 0732/Sleman, Kodim 0734/Yogyakarta, Kodim 0723/Klaten, Kodim 0728/Wonogiri.

"Itu termasuk wilayah Klaten dan Temanggung," katanya. 

Lebih lanjut lagi, pihaknya menekankan bahwa dengan pemisahan wilayah antara Kodam Diponegoro dengan Kodam Mataram, maka pihaknya ke depan lebih fokus melaksanakan penataan wilayah, pertahanan dan keamanan.

Sudaryanto mengatakan, tentunya selama dirinya menjadi Pangdam Diponegoro tetap memperkuat sistem keamanan. Tak cuma itu saja, pihaknya juga melanjutkan program ketahanan pangan, ketahanan energi dan ketahanan air. "Jadi itu strategi yang kita lakukan," jelasnya. 

Dengan dukungan seluruh personel, ia berharap kesinambungan program dan semangat pengabdian dapat terus dijaga untuk membawa Kodam Diponegoro semakin maju dan dicintai rakyat.

Sedangkan, Mayjen TNI Achiruddin yang resmi pindah tugas bilang keberhasilan pelaksanaan program kerja dan anggaran, serta dukungan terhadap program pemerintah di daerah, tidak terlepas dari kontribusi seluruh jajaran. 

"Saya berpesan kepada para prajurit di sini supaya dedikasi kerjasama juga harus diberikan ke pejabat yang baru," paparnya. 

Ia juga juga meminta maaf kepada seluruh personel atas segala kekhilafan selama menjalankan tugas bersama. Ia berharap hubungan kekeluargaan dan silaturahmi yang telah terjalin tetap terpelihara meskipun dirinya melanjutkan pengabdian sebagai Wakil Kepala Staf Teritorial TNI.

Curated For You

Editorial Team

Related Article