Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Laptop Cepat Drop dan Panas? Waspada 3 Kebiasaan Sepele Saat Kerja Kantor
ilustrasi perempuan memangku laptop (pexels.com/Keira Burton)
  • Menaruh laptop di paha, bantal, atau permukaan empuk dapat menutup ventilasi, memerangkap panas, memicu thermal throttling, dan mempercepat degradasi baterai.

  • Charger yang terus terpasang saat baterai penuh dan laptop panas berisiko mempercepat pembengkakan serta penurunan kapasitas baterai lithium-ion atau polymer.

  • Membuka banyak tab browser dan aplikasi berat sekaligus membebani CPU serta RAM, menguras daya, meningkatkan suhu, dan mempercepat penurunan kesehatan baterai.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
seharian penuh

Charger dibiarkan terus tercolok meski baterai sudah penuh dan laptop menjalankan tugas berat. Kombinasi panas dan baterai penuh dapat mempercepat penurunan kapasitas baterai.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Tiga kebiasaan kerja dapat membuat laptop cepat panas dan baterai menurun: menaruh laptop di permukaan empuk, membiarkan charger terpasang saat baterai penuh dan panas, serta membuka banyak tab dan aplikasi berat.
  • Who?
    Pekerja kantor dan pengguna laptop yang bekerja di meja, sofa, atau tempat tidur serta menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan.
  • Where?
    Di lingkungan kerja, meja kantor, sofa, dan tempat tidur saat laptop digunakan.
  • When?
    Risiko terjadi saat laptop diletakkan di permukaan yang menutup ventilasi, dipakai dalam suhu tinggi ketika baterai penuh, atau digunakan untuk beban kerja berat secara terus-menerus.
  • Why?
    Ventilasi yang tertutup menahan panas, sedangkan suhu tinggi dan beban prosesor besar mempercepat penurunan kesehatan baterai serta dapat memicu panas berlebih pada komponen.
  • How?
    Gunakan stand laptop agar sirkulasi udara lancar, aktifkan pembatas pengisian daya hingga sekitar 80 persen bila tersedia, dan tutup tab browser maupun aplikasi yang tidak digunakan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Laptop bisa cepat panas dan baterainya cepat habis kalau ditaruh di bantal atau paha. Laptop juga bisa rusak kalau charger terus dipakai saat baterai penuh dan laptop panas. Membuka banyak tab juga bikin laptop kerja keras. Sekarang, pakai tempat laptop, tutup aplikasi yang tidak dipakai, dan batasi isi baterai.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perhatian pada kebiasaan kerja sederhana dapat menjadi peluang untuk menjaga laptop tetap andal dalam mendukung produktivitas harian. Dengan memastikan ventilasi tidak tertutup, mengelola pengisian daya melalui fitur pembatas baterai, serta menutup aplikasi yang tidak diperlukan, pekerja dapat mengurangi beban panas dan penggunaan daya perangkat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Menjaga performa perangkat kerja seperti laptop kantor adalah hal vital demi menunjang produktivitas harian. Namun, banyak pekerja yang tak menyadari bahwa beberapa kebiasaan sepele saat bekerja di meja kantor justru menjadi penyebab utama baterai laptop cepat drop dan mesin mudah mengalami panas berlebih (overheating).

Kerusakan pada baterai laptop tidak hanya mengganggu mobilitas, tetapi juga bisa menurunkan efisiensi kerja. Jika kamu ingin laptop kerjamu tetap awet dan tidak cepat rusak, hindari 3 kebiasaan sepele yang sering dilakukan pekerja kantor berikut ini!

1. Memangku Laptop atau Menaruhnya di Atas Permukaan Empuk (Bantal/Kasur)

ilustrasi memangku laptop (pexels.com/MART PRODUCTION)

Bekerja secara hybrid atau sekadar berpindah posisi duduk di sofa dan tempat tidur kantor memang terasa nyaman. Sayangnya, menaruh laptop di atas permukaan yang empuk adalah penyebab nomor satu laptop cepat panas.

Mengapa Berbahaya?

Sebagian besar laptop kantor mengandalkan ventilasi udara di bagian bawah atau samping untuk menyalurkan panas keluar. Saat ditaruh di atas permukaan empuk seperti kain, paha, atau bantal, lubang ventilasi akan tertutup total. Akibatnya, suhu panas terperangkap di dalam komponen internal yang memicu thermal throttling dan mempercepat degradasi sel baterai.

2. Membiarkan Charger Terus Dicolok Saat Baterai 100% dan Suhu Laptop Panas

ilustrasi mencabut charger laptop (magnific.com/magnific)

Banyak pekerja kantor yang membiarkan kabel pengisi daya (charger) terus menancap seharian penuh tanpa pernah dicabut, bahkan saat baterai sudah terisi penuh 100 persen dan laptop sedang menjalankan tugas berat.

Mengapa Berbahaya?

Meskipun laptop modern sudah dilengkapi fitur pemutus arus otomatis (overcharge protection), kombinasi antara baterai yang terisi penuh dan suhu tinggi akibat pemakaian nonstop adalah racun utama bagi Baterai Lithium-ion/Polymer. Panas berlebih yang terpapar ke baterai berkapasitas penuh akan mempercepat pembengkakan (kembung) serta penurunan kapasitas penyimpanan daya secara dramatis.

3. Membuka Puluhan Tab Browser dan Aplikasi Berat Secara Bersamaan

ilustrasi membuka lebih dari satu tab browser (pexels.com/Pixabay)

Kebiasaan multitasking dengan membuka ribuan tab Google Chrome, aplikasi pengolah kata, spreadsheet, hingga software komunikasi kantor sekaligus sering dianggap biasa. Padahal, hal ini memaksa prosesor (CPU) dan memori (RAM) bekerja ekstra keras.

Mengapa Berbahaya?

Penggunaan beban kerja tinggi secara terus-menerus menguras daya listrik secara masif dari baterai dalam waktu singkat. Prosesor yang dipaksa bekerja di batas maksimal akan menghasilkan suhu panas yang tinggi, membuat kipas pendingin berputar kencang, dan mempercepat penurunan kesehatan baterai (Battery Health).

Tips Sederhana Merawat Baterai Laptop Kantor:

Gunakan Stand Laptop: Gunakan stand berbahan aluminium agar ada sirkulasi udara yang baik di bagian bawah laptop.

Manfaatkan Fitur Battery Limit: Aktifkan fitur pembatas pengisian daya (misalnya dibatasi hingga 80%) yang ada pada perangkat lunak bawaan merek laptopmu (seperti ASUS Battery Health Charging, Lenovo Vantage, atau Dell Power Manager).

Tutup Aplikasi yang Tidak Dipakai: Biasakan menutup tab browser dan aplikasi latar belakang yang sudah tidak digunakan untuk mengurangi beban kerja sistem.

Curated For You

Editorial Team

Related Article