Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ilustrasi papan panggilan HP (pexels.com/cottonbro studio)
  • Ancaman penyadapan ponsel dapat terjadi melalui pengalihan panggilan dan SMS secara diam-diam, sehingga informasi penting seperti kode OTP berpotensi masuk ke nomor lain.

  • Kode *#61# digunakan mengecek pengalihan saat panggilan tidak dijawab, *#62# saat ponsel tidak aktif, dan *#21# untuk memeriksa pengalihan seluruh layanan.

  • Jika ditemukan pengalihan ke nomor asing, pengguna dapat mengetik ##002# lalu menekan panggil untuk membatalkan dan menghapus seluruh pengaturan call forwarding.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
saat ini

Ancaman peretasan dan penyadapan smartphone mengkhawatirkan. Pengguna dapat memeriksa pengalihan panggilan dan pesan dengan kode USSD.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kode USSD *#61#, *#62#, dan *#21# digunakan untuk memeriksa status pengalihan panggilan, pesan, data, atau layanan saat nomor telepon tidak dapat dihubungi.
  • Who?
    Pengguna ponsel dapat memeriksa nomor mereka; peretas disebut dapat memanfaatkan pengalihan panggilan atau pesan untuk memperoleh informasi, termasuk kode OTP.
  • Where?
    Pemeriksaan dilakukan melalui menu Telepon atau dialer pada ponsel pengguna, baik perangkat Android maupun iPhone.
  • When?
    Pengecekan dapat dilakukan saat pengguna mencurigai pengalihan layanan, termasuk ketika ponsel tidak diangkat, mati, kehabisan baterai, atau berada di luar jangkauan sinyal.
  • Why?
    Pengalihan panggilan dan pesan dapat membuat telepon, SMS, serta kode OTP dialihkan ke nomor lain tanpa disadari pengguna.
  • How?
    Pengguna mengetik *#61#, *#62#, atau *#21# lalu menekan panggil. Jika muncul nomor asing, seluruh pengalihan dapat dibatalkan menggunakan kode ##002# dan tombol panggil.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Orang jahat bisa mengalihkan telepon dan SMS dari HP kita ke nomor lain. Ini bisa terjadi pada siapa saja, bahkan orang penting. Kita bisa cek dengan mengetik *#61#, *#62#, atau *#21# lalu menelepon. Kalau ada nomor asing, kita bisa ketik ##002# untuk mematikan pengalihan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah kekhawatiran atas penyadapan, keberadaan kode USSD yang dapat diakses langsung melalui dialer memberi pengguna cara sederhana untuk memahami status pengalihan panggilan dan pesan. Informasi yang ditampilkan juga membantu membedakan pengaturan normal, seperti voicemail operator, dari nomor asing, sementara satu kode reset menyediakan langkah teknis untuk menonaktifkan pengalihan yang mencurigakan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times — Ancaman peretasan dan penyadapan perangkat seluler (smartphone) saat ini semakin mengkhawatirkan. Tak peduli rakyat biasa, pejabat tinggi, bahkan tokoh berlevel presiden sekalipun pernah menjadi sasaran aksi penyadapan oleh pihak tak bertanggung jawab demi mencuri informasi krusial.

Salah satu modus penyadapan yang paling sering terjadi tanpa disadari pengguna adalah pengalihan panggilan (call forwarding) dan pengalihan pesan secara diam-diam. Akibatnya, setiap telepon atau SMS penting—termasuk kode OTP bank—bisa teralihkan ke nomor milik peretas.

Eits, kamu tak perlu panik! Untuk memastikan apakah nomor HP milikmu saat ini dalam kondisi aman atau sedang diintai, kamu bisa memanfaatkan kode USSD rahasia resmi yang bisa diakses langsung melalui tombol dialer HP-mu.

1. Gunakan Kode Rahasia *#61# untuk Cek Pengalihan Panggilan

ilustrasi panggilan video call lewat smartphone (magnific.com/magnific)

Kode rahasia pertama yang wajib kamu coba adalah *#61#. Kode ini berfungsi untuk mengecek apakah ada nomor asing yang secara diam-diam mengalihkan panggilan telepon atau pesanmu saat HP tidak kamu angkat.

Cara Penggunaannya:

Buka menu Telepon/Dialer di HP kamu.

Ketik *#61# lalu tekan tombol Panggil/Call.

Tunggu beberapa detik hingga layar pop-up sistem muncul.

Cara Membacanya:

Jika seluruh opsi seperti Voice, Data, FAX, hingga SMS menunjukkan keterangan "Tidak Diteruskan" (Not Forwarded), artinya nomor HP kamu aman. Namun, jika muncul nomor asing tertentu pada status tersebut, bisa dipastikan panggilanmu sedang dialihkan ke pihak lain!

2. Gunakan Kode Rahasia *#62# saat HP Pengguna Luar Jangkauan

seseorang memegang ponsel saat menerima panggilan kontak yang tidak diinginkan (pexels.com/Cottonbro Studio)

Selain kode di atas, peretas sering kali mengincar momen saat HP milikmu sedang mati, habis baterai, atau berada di luar jangkauan sinyal.

Cara Penggunaannya:

Ketik *#62# di menu panggil.

Tekan tombol Call.

Penjelasannya:

Kode ini akan menampilkan ke mana aliran suara dan pesanmu diarahkan saat HP tidak aktif. Jika nomor yang muncul adalah nomor Voice Mail resmi milik operator selulermu (misal: Telkomsel, Indosat, XL), maka itu normal. Tetapi jika muncul nomor HP pribadi yang tidak kamu kenal, patut dicurigai adanya tindak penyadapan.

3. Gunakan Kode Rahasia *#21# untuk Status Pengalihan Total

Ilustrasi panggilan masuk melalui smartphone dari kontak yang belum terverifikasi. (Magnific.com/rawpixel.com)

Kode *#21# digunakan untuk memeriksa apakah seluruh akses panggilan, data, dan SMS milikmu telah disetujui untuk dialihkan (unconditional forwarding) ke perangkat lain tanpa sepengetahuanmu.

Solusi Darurat: Cara Mematikan Seluruh Pengalihan Panggilan!

Jika dari hasil pengecekan kode rahasia di atas ternyata HP kamu terindikasi dialihkan ke nomor asing yang mencurigakan, segera batalkan dan reset seluruh setelan pengalihan menggunakan kode berikut:

Ketik ##002# lalu tekan Panggil/Call.

Kode sakti ##002# merupakan perintah format global untuk mematikan dan menghapus semua jenis pengalihan panggilan (call forwarding) di seluruh jenis HP (Android maupun iPhone) serta seluruh operator seluler.

Yuk, langsung buka keypad HP kamu sekarang dan pastikan keamanan data pribadimu tetap terjaga!

Curated For You

Editorial Team

Related Article