Libatkan 115 Personel, Bandara Ahmad Yani Gelar Latihan Ancaman Bom

Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menggelar Airport Contingency Exercise dengan skenario ancaman bom, melibatkan 115 personel gabungan dari bandara, intelijen, serta unsur TNI/Polri.
Latihan ini menguji kesiapan personel, efektivitas koordinasi antarinstansi, dan penerapan prosedur keamanan agar setiap pihak menjalankan tugas penanganan darurat secara tepat.
ACE 2026 juga mencakup simulasi pengelolaan informasi untuk media, guna memastikan penyampaian informasi darurat berlangsung akurat, terarah, dan berdasarkan situasi terverifikasi.
Semarang, IDN Times - Tak kurang 115 personel gabungan dari Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang bersama sejumlah intelejen dan unsur TNI/Polri menjalani latihan penanggulangan kejadian darurat di area bandara.
Latihan bernama Airport Contingency Exercise (ACE) ini dilaksanakan dengan skenario dugaan ancaman bom sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel sekaligus memperkuat koordinasi penanganan kedaruratan.
General Manajer Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto, mengungkapkan pelaksanaan latihan dimanfaatkan menguji kesiapan personel, efektivitas koordinasi antar instansi, serta penerapan prosedur keamanan dalam menghadapi potensi gangguan keamanan di lingkungan bandara.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa setiap personel dapat memahami tugas dan tanggung jawabnya serta mampu menjalankan prosedur penanganan keadaan darurat secara tepat. Kesiapan personel dan koordinasi yang baik menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan dan keselamatan di lingkungan bandara,” ujar Sulistyo dalam keterangan yang diterima IDN Times, Kamis (29/10/2026).
Latihan gabungan di bandaranya diikuti 115 personel. Sulistyo juga menambahkan bahwa latihan tidak hanya berfokus pada kesiapan operasional, tetapi juga pada efektivitas koordinasi dan penyampaian informasi ketika menghadapi situasi darurat.
Oleh karena itu, rangkaian kegiatan ACE 2026 juga mencakup media handling exercise untuk menguji kesiapan dalam mengelola dan menyampaikan informasi kepada media secara akurat, terarah, dan sesuai dengan perkembangan situasi yang telah terverifikasi.
"Keterlibatan para stakeholder bandara dalam kegiatan ACE 2026 menjadi bagian dari penguatan koordinasi lintas instansi dalam mendukung penanganan potensi gangguan keamanan, sekaligus memastikan setiap pihak dapat menjalankan peran dan tanggung jawabnya sesuai prosedur yang berlaku," ujar Sulistyo.
Melalui kegiatan ini, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan personel, mengevaluasi penerapan prosedur keamanan, serta memperkuat sinergi dengan seluruh stakeholder terkait.
Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan bandara yang aman dan kondusif serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap keamanan dan layanan kebandarudaraan.
























