Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Namanya Bikin Senyum-Senyum! 5 Kuliner Jawa Tengah Ini Bikin Penasaran
Nasi Grombyang khas Pemalang (https://jatengprov.go.id/)
  • Artikel menyoroti lima kuliner khas Jawa Tengah dengan nama unik seperti Rondo Royal, Bajingan, Nasi Grombyang, Kue Ganjel Rel, dan Nasi Gandul yang punya cita rasa autentik.
  • Setiap hidangan memiliki asal-usul penamaan menarik yang mencerminkan budaya lokal, mulai dari istilah sehari-hari hingga kebiasaan masyarakat tempo dulu.
  • Cita rasa tiap kuliner menggambarkan kekayaan rempah dan tradisi Jawa Tengah, memadukan unsur manis, gurih, serta aroma khas yang bikin penasaran para pecinta kuliner.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times — Jawa Tengah memang tak pernah kehabisan cara untuk memanjakan lidah para pecinta kuliner, Lur. Selain kaya akan cita rasa gurih dan manis yang otentik, ternyata banyak sekali hidangan khas daerah di Jateng yang punya penamaan unik, nyeleneh, bahkan bikin kita tersenyum sendiri saat pertama kali mendengarnya.

Eits, tapi jangan salah sangka dulu ya, Sedulur! Meski namanya terdengar tidak biasa atau sedikit asing di telinga, soal rasa dijamin bikin ketagihan dan nambah lagi.

Biar gak makin penasaran, yuk intip 5 kuliner khas Jawa Tengah bernama unik tapi punya rasa super lezat yang wajib kamu cicipi berikut ini, Lur!

1. Rondo Royal

ilustrasi rondo royal (unsplash.com/Budi Puspa Wijaya)

Mendengar kata 'Rondo', warga Jawa Tengah pasti paham kalau artinya adalah janda. Eits, tapi kuliner satu ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan status pernikahan ya, Lur!

Apa Sebenarnya Rondo Royal? Hidangan ini adalah olahan tape singkong (peuyeum) yang dibalut adonan tepung terigu lalu digoreng hingga renyah di luar dan lembut di dalam.

Cita Rasa: Perpaduan rasa manis, asam khas fermentasi tape, dan gurihnya adonan tepung goreng membuat jajanan tradisional ini sangat cocok disantap hangat-hangat bersama segelas teh di sore hari.

2. Bajingan

Bajingan (mail.perpus.jatengprov.go.id)

Bagi masyarakat umum, kata 'bajingan' tentu terdengar seperti umpatan kasar. Tapi kalau kamu berkunjung ke Kabupaten Temanggung, Bajingan adalah nama hidangan manis yang sangat dihormati dan disukai warga lokal.

Asal-usul Nama: Konon pada zaman dahulu, makanan ini merupakan hidangan istimewa yang disajikan untuk para pengemudi gerobak sapi di Jawa Tengah—yang dalam bahasa lokal memang disebut sebagai seorang 'bajingan'.

Bahan & Rasa: Makanan ini terbuat dari potongan singkong berkualitas yang dimasak lama bersama gula jawa, santan, dan daun pandan. Hasilnya? Singkong menjadi super empuk dengan rasa manis legit yang meresap sempurna.

3. Nasi Grombyang

Soto Grombyang Pemalang/jatengprov.go.id

Kalau Sedulur jalan-jalan ke kawasan pantai utara (Pantura) Pemalang, jangan kaget kalau menemukan deretan warung bertuliskan Nasi Grombyang.

Mengapa Dinamakan Grombyang? Kata 'grombyang' berasal dari bahasa lokal yang menggambarkan kondisi kuah cair yang melimpah sehingga bahan makanan di dalam mangkuk terlihat floating atau 'bergoyang-goyang' (grombyang-grombyang).

Cita Rasa: Mirip gabungan antara soto dan rawon, Nasi Grombyang disajikan dalam mangkuk kecil berisi nasi, irisan daging sapi atau kerbau, serta kuah hitam kecokelatan yang kaya akan rempah kelapa sangrai (kluwek). Rasanya gurih dan hangat di tenggorokan!

4. Kue Ganjel Rel

roti ganjel rel (commons.wikimedia.org/Midori)

Dari Kota Lumpia Semarang, ada kue tradisional legendaris yang punya nama cukup menggelitik, yaitu Kue Ganjel Rail (Ganjal Rel).

Bentuk & Tekstur: Nama ini diberikan karena bentuk kuenya yang berupa balok cokelat padat bertabur wijen, persis menyerupai kayu bantalan (ganjel) rel kereta api zaman dulu.

Cita Rasa: Kue khas yang sering menjadi sajian wajib acara Dugderan ini memiliki aroma rempah yang sangat kuat seperti kayu manis dan kapulaga. Teksturnya yang padat dan sedikit alot justru bikin kangen kalau dimakan sambil dicelup kopi panas, Lur!

5. Nasi Gandul

ilustrasi nasi gandul (commons.wikimedia.org/ Gunawan Kartapranata)

Satu lagi kuliner dari Kabupaten Pati yang punya nama unik, yaitu Nasi Gandul. 'Gandul' dalam bahasa Jawa berarti menggantung.

Cerita di Balik Nama: Pada awal mulanya, para penjual nasi ini menjajakan dagangannya dengan cara dipikul keliling kampung. Karena bakul nasi dan kuali kuahnya digantung pada pikulan kayu yang bergoyang-goyang (gandul-gandul) saat berjalan, warga pun menyebutnya Nasi Gandul.

Cita Rasa: Nasi hangat yang disajikan di atas alas daun pisang, disiram kuah santan gurih berwarna kecokelatan, lalu diberi potongan daging sapi atau jeroan bacem. Rasanya perpaduan gurih, manis, dan aroma sangrai rempah yang nagih banget!

Nah, dari kelima kuliner khas Jawa Tengah bernama unik di atas, mana nih yang sudah pernah kamu cicipi atau paling bikin penasaran, Lur? Selamat berwisata kuliner dan salam kenyang selalu, Sedulur!

Curated For You

Editorial Team

Related Article