Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Operasi Patuh Candi: PJR Bantu Truk Pecah Ban di Tol Kartasura

Kota Semarang
3 min read
Operasi Patuh Candi: PJR Bantu Truk Pecah Ban di Tol Kartasura
Seorang sopir truk dibantu menangani bannya yang pecah di pinggir Tol Kartasura. (IDN Times/Dok Humas Polda Jateng)
  • Petugas PJR saat patroli Operasi Patuh Candi membantu truk pecah ban di Tol Kartasura, mengamankan lokasi, menenangkan sopir serta dua penumpang.

  • PJR dan personel Jasa Marga mengganti ban cadangan sambil mengatur arus lalu lintas, lalu mengingatkan pengemudi soal kelayakan kendaraan, batas kecepatan, dan penggunaan lajur.

  • Polda Jateng menegaskan operasi ini menggabungkan penegakan aturan, edukasi, pencegahan kecelakaan, serta pelayanan agar kepatuhan lalu lintas tumbuh dari kesadaran pengguna jalan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Pelaksanaan operasi patuh candi tidak melulu dilakukan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas. Di ruas Tol Kartasura, beberapa petugas PJR memutuskan membantu seorang sopir truk yang mengalami pecah ban

Saat itu, petugas yang dipimpin AKP Sutimin tengah melaksanakan patroli rutin di ruas jalan tol. 

Dalam perjalanan dari arah Semarang menuju Solo, petugas mendapati sebuah truk mengalami pecah ban. Sopir yang mampu mengendalikan kendaraan dan menepikannya ke sisi jalan sehingga tidak menimbulkan gangguan arus lalu lintas.

Mengetahui kejadian tersebut, petugas segera mendekati lokasi dan memosisikan kendaraan patroli di belakang truk sebagai tanda peringatan bagi pengguna jalan lainnya sekaligus membantu mengamankan area di sekitar kendaraan yang mengalami kendala.

AKP Sutimin bersama anggotanya kemudian menghampiri pengemudi dan 2 penumpang truk yang telah turun dari kendaraan. Melihat ketiganya tampak panik, petugas berupaya menenangkan mereka dan memberikan air minum agar lebih tenang sebelum penanganan dilanjutkan.

“Dalam Operasi Patuh Candi, kami tidak hanya melakukan penindakan terhadap pelanggaran, tetapi juga mengedepankan edukasi dan pencegahan. Ketika menjumpai pengguna jalan yang mengalami kendala, kami berupaya hadir memberikan bantuan sekaligus memastikan situasi di sekitarnya tetap aman. Kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Sutimin dalam keterangan yang diterima IDN Times. 

  1. 1. PJR Tol Kartasura bantu tangani pecah ban

    Sejumlah aparat kepolisian mengatur dan mengurai arus lalu lintas kendaraan di ruas Tol Kartasura, Jawa Tengah.
    Aparat kepolisian mengurai arus lalin di Tol Kartasura. (IDN Times/Dok Humas Polda Jateng)

    Tidak lama kemudian, personel patroli Jasa Marga tiba di lokasi dan bersama petugas PJR membantu pengemudi mengganti ban yang pecah dengan ban cadangan.

    Sementara personel lainnya bersiaga di sekitar truk untuk mengatur arus lalu lintas dan memberikan isyarat kepada pengendara yang melintas agar meningkatkan kewaspadaan.

    Setelah penggantian ban selesai, petugas mengingatkan pengemudi agar memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum melanjutkan perjalanan. Pengemudi juga diimbau mematuhi batas kecepatan dan menggunakan lajur sesuai ketentuan, termasuk tidak terus berada di lajur kanan ketika melaju lambat.

  2. 2. Para sopir diminta periksa ban dan rem sebelum berkendara

    ilustrasi jalan tol (vecteezy.com/khoidir76)
    ilustrasi jalan tol (vecteezy.com/khoidir76)

    Sutimin mengatakan, kehadiran petugas di jalan tol tidak hanya untuk melakukan pengawasan dan penegakan aturan, tetapi juga memastikan pengguna jalan memperoleh bantuan ketika menghadapi kendala selama perjalanan.

    Ia juga mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar memeriksa kondisi ban, rem, dan komponen kendaraan lainnya sebelum melakukan perjalanan. 

    Pemeriksaan tersebut penting untuk mengantisipasi kendala teknis yang dapat membahayakan pengemudi maupun pengguna jalan lainnya.

  3. 3. Operasi patuh candi juga untuk membangun kesadaran masyarakat

    Kabid Humas Polda Jateng Kombes Yuliyanto dalam potret yang didokumentasikan oleh Fariz Fardianto untuk IDN Times.
    Kabid Humas Polda Jateng Kombes Yuliyanto. (IDN Times/Fariz Fardianto)

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto menyampaikan operasi patuh candi bukan semata tentang penindakan, melainkan juga membangun kesadaran masyarakat dan mencegah terjadinya kecelakaan. 

    "Kehadiran anggota yang memberikan bantuan, mengamankan lokasi, serta mengingatkan pengemudi tentang keselamatan merupakan bagian dari upaya memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

    Ia menambahkan, kepatuhan berlalu lintas perlu tumbuh dari kesadaran setiap pengguna jalan, bukan hanya karena adanya petugas atau kekhawatiran terhadap sanksi.

    “Kami mengajak masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan dalam setiap perjalanan. Pastikan kendaraan laik jalan, patuhi rambu dan batas kecepatan, serta gunakan jalan sesuai ketentuan. Melalui sinergi antara kepolisian dan masyarakat, kami berharap tercipta lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan berkeselamatan bagi semua,” tuturnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More