Semarang, IDN Times - Pelaksanaan operasi patuh candi tidak melulu dilakukan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas. Di ruas Tol Kartasura, beberapa petugas PJR memutuskan membantu seorang sopir truk yang mengalami pecah ban
Saat itu, petugas yang dipimpin AKP Sutimin tengah melaksanakan patroli rutin di ruas jalan tol.
Dalam perjalanan dari arah Semarang menuju Solo, petugas mendapati sebuah truk mengalami pecah ban. Sopir yang mampu mengendalikan kendaraan dan menepikannya ke sisi jalan sehingga tidak menimbulkan gangguan arus lalu lintas.
Mengetahui kejadian tersebut, petugas segera mendekati lokasi dan memosisikan kendaraan patroli di belakang truk sebagai tanda peringatan bagi pengguna jalan lainnya sekaligus membantu mengamankan area di sekitar kendaraan yang mengalami kendala.
AKP Sutimin bersama anggotanya kemudian menghampiri pengemudi dan 2 penumpang truk yang telah turun dari kendaraan. Melihat ketiganya tampak panik, petugas berupaya menenangkan mereka dan memberikan air minum agar lebih tenang sebelum penanganan dilanjutkan.
“Dalam Operasi Patuh Candi, kami tidak hanya melakukan penindakan terhadap pelanggaran, tetapi juga mengedepankan edukasi dan pencegahan. Ketika menjumpai pengguna jalan yang mengalami kendala, kami berupaya hadir memberikan bantuan sekaligus memastikan situasi di sekitarnya tetap aman. Kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Sutimin dalam keterangan yang diterima IDN Times.
