ilustrasi menggunakan chatgpt (Pexels.com/Alberlan Barros)
Mengubah CV biasa menjadi CV yang disukai mesin ATS tidak memerlukan waktu berjam-jam. Kuncinya ada pada kejelasan instruksi saat menggunakan kecerdasan buatan. Mintalah ChatGPT berperan sebagai perekrut profesional yang paham betul algoritma sistem ATS.
Cukup salin perintah di bawah ini untuk menganalisis deskripsi pekerjaan dan isi CV saat ini. Minta sistem menampilkan analisis celah kata kunci, merombak ringkasan profesional, serta menyusun ulang poin pengalaman kerja memakai rumus bernilai jual tinggi.
Bertindaklah sebagai seorang Resume Expert dan Perekrut Profesional yang sangat memahami cara kerja sistem ATS (Applicant Tracking System). Tugasmu adalah menganalisis dan mengoptimalkan isi CV saya agar memiliki kecocokan (matching score) di atas 90% dengan Deskripsi Pekerjaan (Job Description) yang akan saya berikan.
Berikut adalah informasi yang saya sediakan:
[DESKRIPSI PEKERJAAN / JOB DESCRIPTION:]
(Tempel teks lowongan kerja lengkap yang ingin kamu lamar di sini, termasuk tanggung jawab dan persyaratannya)
[CV SAYA SAAT INI:]
(Tempel teks dari isi CV kamu saat ini di sini, cukup bagian Summary, Experience, dan Skills saja)
Berdasarkan kedua data di atas, tolong berikan output dalam format berikut:
1. KEYWORD GAP ANALYSIS: Tuliskan daftar kata kunci (hard skills, soft skills, sertifikasi, atau alat/software) penting yang ada di Job Description tetapi belum ada atau kurang kuat di CV saya.
2. REVISED SUMMARY: Tuliskan ulang bagian "Professional Summary / Profil" CV saya agar lebih menjual dan memasukkan kata kunci utama dari Job Description tersebut.
3. REVISED EXPERIENCE BULLET POINTS: Ambil 3-5 poin pengalaman kerja saya yang paling relevan, lalu tulis ulang menggunakan format XYZ (Accomplished [X] as measured by [Y], by doing [Z]) atau Action-Result, dengan menyisipkan kata kunci strategis dari lowongan kerja tersebut. Gunakan bahasa Indonesia/Inggris sesuai dengan bahasa pada Job Description.