Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Tarif BRT Naik Jadi Rp5.000, Penumpang Khusus Turun Jadi Rp1.000

Petugas BRT Semarang melayani penumpang. (jatengprov.go.id)
Petugas BRT Semarang melayani penumpang. (jatengprov.go.id)

Purwokerto, IDN Times - Tarif BRT Trans Jateng yang melayani penumpang di Kabupaten Banyumas naik Rp1.000. berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 10.0.3.3.1/124 Tahun 2025 tarif BRT yang sebelumnya Rp4.000 naik menjadi Rp5.000.

Pemberlakuan kenaikan tarif BRT bakal diberlakukan mulai 15 Mei 2025, saat ini Dinas Perhubungan (Dinhub) Kabupaten Banyumas, tengah menyosialisasikan penyesuaian tarif BRT tersebut.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelola Sarana dan Prasarana Perhubungan Dinhub Kabupaten Banyumas Taryono mengatakan penyesuaian tarif BRT Trans Jateng itu berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah.

"Berdasarkan SK Gubernur Jateng tersebut, tarif penumpang umum naik sebesar Rp1.000, yakni dari Rp4.000 menjadi Rp5.000. Sementara untuk tarif khusus, kata dia, turun dari Rp2.000 menjadi Rp1.000 per orang," katanya.

Ia mengatakan tarif khusus diberlakukan bagi pelajar/mahasiswa, buruh, veteran, penyandang disabilitas, dan penumpang lanjut usia (lansia). Menurut dia, penyesuaian tarif tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas layanan BRT Trans Jateng serta memberikan perlindungan dan insentif bagi pengguna dari kalangan tertentu.

"Kami mengimbau kepada seluruh penumpang menyesuaikan diri dengan tarif baru dan memastikan membawa identitas pendukung untuk mendapatkan tarif khusus," katanya.

Dalam kesempatan terpisah, salah seorang pengguna BRT Trans Jateng, Firman Rizki (30) mengaku selama ini selalu menggunakan BRT Trans Jateng dari Purbalingga ke Purwokerto karena lebih cepat dibandingkan angkutan umum lainnya.

Menurut dia, penyesuaian tarif BRT Trans Jateng yang diberlakukan mulai 15 Mei itu memang akan menambah pengeluarannya.

"Namun, kenaikan tarif ini juga sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mendukung kelompok masyarakat rentan serta mendorong penggunaan transportasi umum yang inklusif dan terjangkau," katanya.

BRT Trans Jateng yang beroperasi di wilayah eks Keresidenan Banyumas sejak 28 Oktober 2019 itu melayani rute Bukateja-Purwokerto dengan menggunakan 14 armada bus.

 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono
Follow Us