Semarang, IDN Times - Badan SAR Nasional Semarang menyatakan ada empat orang yang menjadi korban runtuhnya tanah di obyek wisata Air Terjun Curug Lawe Secepit, Ngesrepbalong, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Sabtu (07/11/2026).
Informasi dari SAR diketahui, keempat korban tertimpa pohon beringin yang jatuh tepat di atas air terjun. Kepala Basarnas Semarang Kamal Riswandi mengatakan peristiwa bermula saat sejumlah wisatawan tengah menikmati aktivitas bermain air di bawah Air Terjun Curug Lawe.
"Tiba-tiba, sebuah pohon beringin yang berada di sebelah barat air terjun roboh dari atas dan menimpa empat wisatawan yang sedang berada di bawahnya," katanya.
Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi empat wisatawan yang terdampak pohon tumbang pada pukul 16.00 WIB
Berdasarkan kesaksian pengunjung di lokasi, tanah yang rapuh menjadi penyebab pohon yang berada diatas tebing tiba-tiba ambruk. Kejadian yang sangat tiba-tiba itu sontak membuat pengunjung lain panik dan segera memberikan pertolongan sembari menghubungi tim SAR.
Dengan dibantu pengunjung lainnya, personel SAR mengevakuasi seluruh korban yang tertimpa pohon dengan rincian tiga korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dengan luka ringan, yakni Bimo Putra Maulana (20), Aura Artika (20), dan Dina (20).
Untuk satu korban perempuan bernama Dhea Sivaul Qolbi (19), dinyatakan meninggal dunia.
“Proses evakuasi berlangsung cukup cepat mengingat dilokasi saat kejadian cukup ramai pengunjung. seluruh korban dibawa ke Puskesmas Limbangan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," paparnya.
Terpisah, pihak Unnes menyebutkan korban meninggal atas nama Dhea Sivaul Qolbi tercatat sebagai mahasiswi S1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis jurusan Akutansi.
Dari akun Instagram resminya, rektorat Unnes menyampaikan duka cita mendalam atas insiden yang dialami Dhea.