Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Jatuh ke Jurang Curug Lawe Sedalam 40 Meter, Galih Ditemukan Selamat

Kota Semarang
Jatuh ke Jurang Curug Lawe Sedalam  40 Meter, Galih Ditemukan Selamat
Basarnas Semarang beserta tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi Galih Rizky. (IDN Times/Dok Humas Basarnas Semarang)
  • Galih Rizky (20), pecinta reptil asal Gondokusuman, Yogyakarta, jatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter di Curug Lawe Benowo Kalisidi, Ungaran, Jumat malam.
  • Insiden terjadi saat Galih dan tiga rekannya mengamati reptil serta amfibi; ketika berjalan mundur sambil menggunakan senter, ia tidak menyadari adanya jurang.
  • Tim SAR gabungan mengevakuasi Galih dalam 2,5 jam dengan teknik HART. Ia selamat, mengalami cedera kepala, lengan kanan, dan tungkai kanan, lalu dibawa ke RSUD Ungaran.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Semarang, IDN Times - Seorang pecinta reptil bernama Galih Rizky (20) berhasil dievakuasi dari dasar jurang Curug Lawe Benowo Kalisidi Ungaran.

Kejadian tersebut terjadi pada Jumat malam jam 22.15 WIB saat Galih beserta tiga rekannya sedang melakukan kegiatan mencari, mengamati, atau mendokumentasikan reptil dan amfibi di habitat aslinya.

"Jadi kami menerima telpon langsung dari rekan survivor bahwa salah satu dari mereka jatuh ke jurang saat melakukan herping" Ungkap Budiono Kepala Basarnas Semarang, Sabtu (29/8/2026).

"Kami kirimkan satu tim lengkap dengan perlengkapan pertolongan di ketinggian untuk melakukan evakuasi" lanjutnya.

Berdasarkan keterangan dari Budiono, kejadian bermula saat Jum'at malam empat orang pecinta hewan reptil dan amphibi tersebut memutuskan melakukan penelitian terhadap kehidupan hewan reptil beserta amphibi yang memang bersifat aktif di malam hari.

Saat menyusuri jalur setapak di hutan area curug Lawe, survivor berusaha menerangi, menyapu area pengamatan mereka menggunakan senter sembari berjalan dengan posisi badan menghadap ke depan dan ke belakang.

Saat posisi berjalan mundur itulah survivor tidak menyadari bahwa ada jurang di depannya sehingga survivor terperosok dan jatuh ke jurang.

Proses evakuasi sendiri berjalan cukup dramatis. Tim SAR dengan penerangan yang terbatas harus berjibaku dengan waktu untuk mengevakuasi pemuda asal Gondokusuman Yogyakarta itu dari dasar jurang yang berkedalaman sekitar 40 meter tersebut.

Setelah 2,5 jam berusaha, akhirnya Sabtu (29/8/26) dinihari sekira pukul 02.00 WIB survivor berhasil dievakuasi tim dari dasar jurang dalam keadaan selamat dengan menggunakan high angle rescue technique (HART) atau teknik pertolongan di ketinggian.

"Pemeriksaan awal survivor mengalami cedera di kepala, lengan kanan dan juga cedera di tungkai kanan. Selanjutnya dibawa ke RSUD Ungaran" tambah Budiono lagi.

"Kami ucapkan terimakasih kepada tim SAR gabungan atas kerjasamanya sehingga survivor lekas terevakuasi. Kami juga menghimbau untuk masyarakat dapat lebih berhati-hati lagi beraktivitas di medan ekstrim, jangan lengah selalu waspada. Prioritaskan keselamatan" ujarnya.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More