Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
World Smile Day: Saatnya Tersenyum Untuk Menatap Indahnya Dunia
Senyuman ceria anak-anak bibir sumbing di RS Panti Wilasa Citarum. (IDN Times/Dok Humas RS Panti Wilasa Citarum)
  • RS Panti Wilasa Citarum Semarang menggelar World Smile Day dengan penampilan anak-anak, termasuk mantan pasien operasi celah bibir dan bibir sumbing.

  • Rumah sakit menyediakan operasi bibir sumbing gratis, didukung Smile Train Indonesia, serta menjangkau daerah pelosok Jawa Tengah dengan peran bidan mengajak orang tua.

  • RS Panti Wilasa Citarum melayani 200–250 operasi bibir sumbing per tahun; tahun ini telah menangani 87 anak melalui layanan medis komprehensif tanpa biaya keluarga.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
selama bertahun-tahun

RS Panti Wilasa Citarum fokus melayani anak-anak dengan bibir sumbing dengan dukungan pembiayaan dari Smile Train Indonesia.

saban tahun

RS Panti Wilasa Citarum melayani operasi bagi sekitar 200–250 anak bibir sumbing dari berbagai daerah.

Tahun ini

RS Panti Wilasa Citarum telah melayani operasi bibir sumbing bagi 87 anak.

Minggu (4/10/2026)

World Smile Day digelar di pelataran RS Panti Wilasa Citarum Semarang, disertai penampilan anak-anak termasuk mantan pasien operasi bibir sumbing.

sampai sekarang

RS Panti Wilasa Citarum dan Smile Train tetap melayani pasien bibir sumbing agar memperoleh pelayanan medis yang baik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Perayaan World Smile Day menampilkan tarian dan nyanyian anak-anak, termasuk mantan pasien operasi celah bibir atau bibir sumbing, serta informasi layanan operasi gratis.
  • Who?
    Anak-anak Sanggar Gemah, mantan pasien RS Panti Wilasa Citarum, Direktur drg Kriswidiati, Smile Train Indonesia, para bidan, dan keluarga anak dengan bibir sumbing terlibat dalam kegiatan serta layanan tersebut.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di pelataran RS Panti Wilasa Citarum, Semarang. Rumah sakit juga menjangkau anak-anak dengan bibir sumbing di berbagai pelosok Jawa Tengah.
  • When?
    World Smile Day digelar pada Minggu, 4 Oktober 2026. Hingga tahun ini, RS Panti Wilasa Citarum telah melayani operasi bibir sumbing bagi 87 anak.
  • Why?
    Kegiatan dan layanan dilakukan untuk membantu bayi serta anak dengan celah bibir atau bibir sumbing memperoleh pelayanan medis komprehensif agar dapat tersenyum ceria.
  • How?
    RS Panti Wilasa Citarum bekerja sama dengan Smile Train Indonesia membiayai operasi tanpa biaya bagi keluarga, sementara bidan membantu menjangkau dan mengajak orang tua membawa anak untuk ditangani.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Anak-anak menari dan bernyanyi saat World Smile Day di RS Panti Wilasa Citarum Semarang. Ada anak yang dulu punya bibir sumbing dan sudah dioperasi. Rumah sakit dan Smile Train Indonesia membantu operasi gratis. Bidan juga mengajak orang tua membawa anaknya. Tahun ini, 87 anak sudah dioperasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Derap langkah kaki anak-anak tampak kompak saat tampil di atas panggung. Sekelompok anak-anak dari Sanggar Gemah bergantian menampilkan tarian yang rancak. Lalu diikuti nyanyian merdu dari beberapa anak. 

Di antara mereka terselip sejumlah anak yang pernah menjadi pasien di RS Panti Wilasa Citarum Semarang. Mereka ialah anak-anak yang dulunya menjalani operasi bedah celah bibir atau bibir sumbing. 

Penampilan anak-anak yang menari-nari di atas panggung menjadi pelengkap kebahagiaan saat perayaan World Smile Day digelar di pelataran RS Panti Wilasa Citarum, Minggu (4/10/2026). 

1. Bantu bayi dan anak-anak bibir sumbing agar tersenyum ceria

Puluhan anak tersenyum gembira bersama Smile Train Indonesia dan manajemen RS Panti Wilasa Citarum. (IDN Times/Dok Humas RS Panti Wilasa Citarum)

Direktur RS Panti Wilasa Citarum, drg Kriswidiati, MKes, mengaku senantiasa membantu bayi maupun anak dengan kondisi bibir sumbing agar dapat tersenyum ceria layaknya anak pada umumnya. 

"Maka kami menyarankan kepada para orang tua yang memiliki anak dalam kondisi celah bibir atau bibir sumbing sebaiknya dibawa ke rumah sakit kami. Kami akan membantu melayani operasi tanpa dipungut biaya sama sekali," kata Kris. 

2. Para bidan jadi ujung tombak penjangkauan bibir sumbing

Direktur RS Panti Wilasa Citarum drg Kriswidiati membuka acara perayaan hari tersenyum sedunia. (IDN Times/Dok Humas RS Panti Wilasa Citarum)

Kris berkata rumah sakitnya selama bertahun-tahun cenderung fokus anak-anak bibir sumbing berkat partisipasi dari Smile Train Indonesia selalu lembaga mitra yang setia menopang pembiayaan operasi. 

Pihaknya juga terus semangat menjangkau anak-anak bibir sumbing di seluruh pelosok Jawa Tengah yang butuh uluran tangan. 

"Kami dari Panti Wilasa Citarum bersama Smile Train sampai sekarang semangat melayani pasien bibir sumbing. Ini kita lakukan semata supaya anak-anak bibir sumbing mendapatkan pelayanan medis dengan baik," paparnya. 

Peran aktif para bidan pun diakuinya menjadi ujung tombak untuk membujuk orang tua agar tidak malu dan tergerak hatinya membawa anak-anak bibir sumbing ke meja operasi. 

Tercatat saban tahun rumah sakitnya mampu melayani operasi bagi 200-250 anak bibir sumbing dari berbagai daerah. Tahun ini saja RS Panti Wilasa Citarum telah melayani operasi bibir sumbing bagi 87 anak. 

"Kami akan terus ke datang ke tempat-tempat pelosok agar masyarakat mengetahui layanan medis untuk bibir sumbing. Kami selalu sampaikan bahwa anak bibir sumbing mendapat penanganan komprehensif dari dokter bedah plastik," ujar Kris. 

3. Smile Train Indonesia berikan sumbangsih nyata bagi dunia medis

Perayaan World Smile Day di RS Panti Wilasa Citarum. (IDN Times/Dok Humas RS Panti Wilasa Citarum)

Menurut Deasy Larasati, Country Direktur dan Program Manajer Smile Train Indonesia, niatannya membantu RS Panti Wilasa Citarum semata karena melihat dengan populasi masyarakat Jawa Tengah yang tinggi. Sehingga jumlah penderita bibir sumbing pun juga banyak. 

"Kita sama-sama hangun pelayanan bibir sumbing yang komprehensif. Karena angka kelahiran bibir sumbing di sini cukup banyak," tuturnya. 

Ia mengungkapkan selain Indonesia, masih ada sejumlah anak lainnya di sejumlah negara yang merayakan World Smile Day. 

"Perayaan ini juga dirayakan beberapa negara. Panti Wilasa Citarum salah satu rumah sakit yang melayani operasi bibir sumbing secara komprehensif. Dari perawatan, pemeriksaan dan biaya tidak dibebankan okeh keluarga," akunya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article