Persekat Tegal terlihat lebih baik pada babak kedua. Mereka langsung tancap gas untuk menginvasi sektor pertahanan Sumsel United. Upaya ini membuat Laskar Ki Gede Sebayu kembali mempertontonkan skema permainan atraktif.
Bahkan, upaya tersebut membuahkan hasil. Persekat Tegal berhasil membuka keran gol pada menit ke-56. Gol ini tercipta lewat penyelesaian akhir Rocky Mandosir. Pemain asal Papua itu mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan sepak pojok.
Gol tersebut lantas mendapat respons dari Sumsel United. Tim berjuluk The Fireball langsung meningkatkan intensitas serangan. Bahkan, mereka mampu mencetak gol penyama kedudukan lewat kontribusi Juninho Cabral pada menit ke-77. Gol ini tercipta dari tendangan penalti.
Nasib sial menimpa Persekat Tegal pada menit ke-85. Mereka mesti bermain dengan sepuluh pemain setelah Faisal Ramadani diganjar kartu merah. Sebelumnya, hukuman diberikan karena Faisal melakukan pelanggaran keras kepada pemain Sumsel United.
Persekat sebenarnya tetap agresif meski kehilangan satu pemain. Mereka terus menciptakan peluang demi mencetak gol pembeda. Hanya saja, hingga laga bubaran, Laskar Ki Gede Sebayu mengalami kebuntuan. Ini membuat pertandingan berakhir dengan skor 1-1.